Nekat Menyebrang Menggunakan Pohon Pisang, Nurdin Tenggelam di Sungai

Ilustrasi tenggelam

Muratara, Sumselupdate.com – Naas nasib Nurdin (35) warga desa Pantai Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara tewas tegelam disungai Rawas, kejadian Selasa (6/9) sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut informasi awalnya korban bersama ‎temannya Budi usai dari kebun di seberang desa hendak pulang. Namun dikarenakan tidak ada perahu, korbanpun nekat bersama temannya menyebarang menggunakan batang pisang. Akan tetapi, baru sampai di tengah-tengah sungai, mungkin korban kelelahan sehingga batang pisang tersebut tidak bisa menompangi tubuh korban dan korbanpun tenggelam.

Bacaan Lainnya

Setelah melihat temannya tidak juga muncul ke permukaan, akhirnya Budi memberitahukan kejadian tersebut dengan istri korban Tangaiping.

Bersama warga dan anggota Tagana mulai menyisiri Tempat Kejadian Perkara (TKP)‎, akan belum juga berhasil menemukan mayat korban. Pencairianpun terus dilakukan hingga hari ini Rabu (7/9), namun sayangnya mayat korban belum juga diketemukan.

“Kami kaget mendengar ada warga yang tenggelam dan secara sontak wargapun langsung berdatangan membantu menyelam di TKP dan bahkan sudah menyisiri Sungai Rawas, akan tetapi masih juga belum diketemukan,” ungkap P3N Muhammad Fadli saat dibincangi awak media di selah-sela kesibukkannya mencari mayat korban.

Dikatakannya kawan-kawan korbanpun sudah berusaha menyelamati korban, karena sebelum tenggelam korban bilang dengan kawan-kawannya ia sudah lemas. Namun hal itu dianggap biasa bagi kawannya sebab usai sepulang kerja, tidak lama berselang melihat korban sudah tidak ada.

“Kawannya sudah berusaha ingin menyelamatkan korban, namun tidak berhasil. Terkendala dengan air sungai yang begitu deras,”‎ katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) ‎Z. Arifin Daud mengatakan pihaknya sudah mengirim anggota Tagana untuk menolong keluarga korban melakukan pencarian. “Kita sudah mengirimkan anggota Tagana melakukan pencarian, akan tetapi belum juga berhasil,” katanya. (Ain)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.