Mulai Dari Parade Hingga ke Stan OKU Dinilai Kurang Kreatif

Bupati sedang meninjau satu persatu stan setelah selesai upacara pembukaan.

Baturaja, Sumselupdate.com – Kabupaten OKU bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan Jambore Pemuda Daerah (JPD), tahun 2016.

Namun pada pelaksanaan JPD ini banyak hal  yang menuai cemoohan dari masyarakat yang menyaksikan perhelatan ini.

Bacaan Lainnya

Pada pembukaan yang digelar pada  Sabtu (23/7) di halaman GOR Baturaja para peserta 14 kabupaten/kota terlebih dahulu melakukan parade untuk melintasi panggung utama di mana terdapat Bupati OKU Drs Kuryana Azis dan Kadispora Provinsi Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo serta unsur SKPD para asisten di wilayah Pemkab OKU.

Parade diawali dengan penampilan drumband disusul kabupaten/kota yang menampilkan semua atraksi mulai dari nyanyi, pencak silat, dan lainnya di hadapan panggung kehormatan.

Nah, saat OKU yang notabene sebagai tuan rumah terlihat tak menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan hanya salam dan lalu pergi melanjutkan parade, hal ini tentu mengundang cemoohan dari masyarakat yang menyaksikan.

“Masak hanya begitu saja nggak ada kreatifitasnya kalah dengan kabupaten lain, padahal tuan rumahnya,” celetuk Ris salah satu masyarakat yang menyaksikan parade itu.

Tak hanya itu, stan pun kalah kreatif dibanding stan lainya,. Bupati sempat meninjau satu persatu stan setelah selesai upacara pembukaan.

“Ada kopi terbaik tidak,” tanya Kuryana saat meninjau stan dari Kabupaten Muaraenim.

Pantauan di lapangan memang terlihat kesiapan ditunjukan oleh kabupaten/kota lain seperti Kota Pagaralam, Empat Lawang, dan Kota Prabumulih stannya terlihat lebih ekstitika sedap dipandang.

Kadispora Sumsel,  H Akhmad Yusuf Wibowo mengharapkan, tiga kabupaten kota yang berhalangan hadir, tahun depan atau pada kesempatan berikutnya bisa ikut berpartisifasi dalam pelaksanaan JPD.

“Kali ini ada 14 kabupaten dan kota yang mengikuti JPD se-Sumsel. Tahun depan kita harapkan semua kabupaten dan kota ikut berpartisifasi,” katanya.

Akhmad Yusuf  menegaskan, kegiatan JPD 2016 ini merupakan yang ke empat. Sebelumnya JPD yang pertama dan ke dua dilaksanakan di Palembang. Ketiga di Muaraenim dan sekarang ini yang ke empat dilaksanakan di Baturaja OKU.

“Pelaksanaan dijadwalkan mulai 22-26 Juli 2016. Usia peserta mulai 16-30 tahun sesuai dengan undang-undang. Satu kabupaten kota 20 orang terdiri putra dan putri, jumlah total 300 peserta,” katanya.

Ia menjelaskan para peserta harus sprotif dalam bersaing. Walau tidak menjadi juara yang jelas usaha yang sportif sangat baik. “Mari junjung tinggi kejujuran dalam bersaing,” katanya. (yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.