Mulai 13 Februari, Pemkot Palembang Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis! Ini Syaratnya

Writer: - Kamis, 30 Januari 2025
Mulai 13 Februari 2025 nanti, masyarakat Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah bisa melakukan medical checkup atau pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Palembang, Sumselupdate.com – Mulai Februari 2025 nanti, masyarakat Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah bisa melakukan medical checkup atau pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi seluruh masyarakat ini merupakan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Read More

“Program pemeriksaan gratis akan dirilis Februari mulai tanggal 13,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang Fenty Aprina, Kamis (30/1/2025).

Warga Palembang yang ingin melakukan pemeriksaan harus sesuai dengan syarat dan ketentuan.

Masyarakat yang berulang tahun, bisa datang ke seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes), puskesmas, klinik dan rumah sakit, dengan menunjukkan kartu identitas diri seperti KTP.

“Program ini untuk yang ulang tahun, gak ada harus daftar pakai aplikasi (mendapatkan pemeriksaan gratis), jadi tinggal datang ke Fasyankes,” jelasnya.

Persiapan program PKG masih dalam pembahasan dan persiapan. Berdasarkan informasi Dinkes Sumatera Selatan (Sumsel), saat ini mereka sibuk sosialisasi teknis dan mekanisme ke sejumlah daerah agar implementasi berjalan lancar.

Rencana mekanisme PKG yang berlangsung Februari diperuntukkan bagi balita usia di bawah 5 tahun dan masyarakat di atas 18 tahun, dengan ketentuan periode paling lama pemeriksaan satu bulan dari tanggal ulang tahun.

Diketahui program pemeriksaan kesehatan gratis ini akan dijalankan melalui anggaran sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Rp1,37 triliun. Namun, jika kemungkinan dana tersebut kurang, terdapat tambahan anggaran APBN Rp3,23 triliun.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk mengurangi angka kematian akibat penyakit tak menular seperti jantung, stroke, dan diabetes.

Program tersebut dirancang untuk mencapai 60 juta warga Indonesia pada tahun pertama pelaksanaannya, yakni 2025 dengan target 200 juta orang dalam lima tahun mendatang.

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts