Moskow, Sumselupdate.com – Tim peneliti di Institut Penerbangan Moskow atau Moscow Aviation Institute (MAI) mengembangkan implan tulang belakang fleksibel berbahan paduan titanium yang dirancang untuk mempertahankan mobilitas alami tulang belakang setelah operasi.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (19/2/2026), layanan pers MAI menjelaskan bahwa riset tersebut berfokus pada pengembangan implan generasi terbaru menggunakan paduan nikel-titanium atau nitinol.
Material ini dikenal memiliki efek memori bentuk serta elastisitas tinggi.
Sifat tersebut memungkinkan implan kembali ke bentuk semula setelah mengalami deformasi dan menyerap beban mekanis dengan lebih optimal.
Dengan demikian, tulang belakang pasien tetap dapat mempertahankan rentang gerak yang lebih alami dibandingkan implan konvensional.
Lektor kepala MAI, Elena Lukina, menjelaskan bahwa mempertahankan mobilitas tulang belakang memang menghadirkan tantangan teknis.
“Mobilitas yang tetap terjaga akan meningkatkan tekanan pada komponen struktural, terutama batang implan. Hal ini berpotensi menimbulkan retakan akibat gerakan mikroskopis di titik pemasangan sekrup,” ujarnya.
Ia menambahkan, implan juga bekerja dalam lingkungan fisiologis tubuh yang dapat memicu kerusakan korosi-mekanis serta pelepasan ion logam ke jaringan sekitar.
Oleh karena itu, penelitian tersebut difokuskan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut sekaligus meningkatkan keamanan dan daya tahan implan dalam jangka panjang.
(**)











