Jakarta, Sumselupdate.com – Kapal induk Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, yang disebut sebagai kapal induk terbesar di dunia, terpantau memasuki Laut Mediterania pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat.
Pengerahan kapal tersebut dilakukan atas perintah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai bagian dari peningkatan kekuatan militer di tengah memanasnya ketegangan dengan Iran.
Dilansir Agence France-Presse (AFP), Sabtu (21/2/2026), USS Gerald R. Ford terlihat melintasi Selat Gibraltar, jalur strategis yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania. Foto perlintasan kapal diambil dari sisi Gibraltar.
Kapal induk tersebut dijadwalkan bergabung dengan kapal induk AS lainnya, USS Abraham Lincoln, beserta kapal-kapal perang pengiring yang telah lebih dahulu berada di kawasan Timur Tengah.
Trump pada Jumat (20/2) menyatakan dirinya sedang ‘mempertimbangkan’ kemungkinan serangan militer terbatas terhadap Iran jika negosiasi yang berlangsung tidak membuahkan kesepakatan.
Sehari sebelumnya, Kamis (19/2), ia memperingatkan bahwa ‘hal-hal buruk’ akan terjadi apabila Teheran tidak mencapai kesepakatan dalam waktu 10 hari. Tenggat waktu itu kemudian diperpanjang menjadi 15 hari.
Saat ditanya wartawan mengenai opsi serangan terbatas, Trump menjawab, “Yang paling bisa saya katakan — saya sedang mempertimbangkannya.”
Ancaman tersebut muncul di tengah upaya diplomasi antara Washington dan Teheran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut draf proposal kesepakatan dengan Amerika Serikat akan siap dalam beberapa hari, menyusul perundingan yang digelar di Jenewa awal pekan ini.
Menurut Araghchi, kedua pihak telah sepakat untuk menyusun dan menyerahkan draf perjanjian potensial sebagai langkah lanjutan dalam proses negosiasi.
“Saya yakin dalam dua atau tiga hari ke depan itu akan siap, dan setelah konfirmasi akhir dari atasan saya, dokumen tersebut akan diserahkan kepada Steve Witkoff,” ujarnya, merujuk pada negosiator utama Trump untuk kawasan Timur Tengah.
(**)











