Meski Venue Membahayakan, Loncat Indah Tetap Gelar Latihan Demi Kejurnas

Kondisi Venue di Jakabaring Sport City Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Peristiwa angin puting beliung yang menghantam sejumlah venue dan infrastruktur umum hingga rusak dengan kerugian Rp20 miliar di area Internasional Jakabaring Sport City (JSC) Palembang Sabtu (27/10) lalu, saat ini berangsur diperbaiki. Pihak Management pun melarang keras sementara atlet untuk latihan di venue mengalami kerusakan.

Berdasarkan pantauan memang kondisi JSC sedikit rapi ketimbang usai peristiwa angin puting beliung. Terutama kondisi taman yang mulai bersih dari pohon tumbang, meski ada beberapa bangkai pohon yang besar masih terlihat.

Bacaan Lainnya

Kemudian menara venue ski air yang masih ambruk masih menunggu perbaikan dan juga atap venue aquatic yang masih berantakan. Namun, banyak atlet yang melanggar venus zona merah yang sengaja untuk tidak digunakan karena alasan keamanan.

Sebut saja venue aquatic yang hingga saat ini masih terlihat jelas atap rusak dengan menjuntai ke atas. Parahnya, ada besi sepanjang kurang lebih satu meter dengan diameter sekitar 10 cm menggantung dan nyaris putus.

“Tidak boleh lagi latihan disini, pimpinan yang melarang. Tapi masih ada yang suka latihan,”ujar salah satu petugas kebersihan di arena dalam venue aquatic JSC Palembang yang enggan disebutkan namanya, Selasa (20/11/2018).

Ia mengaku sudah menyampaikan kepada rombongan atlet yang akan latihan agar jangan sampai membahayakan. “Lihat itu ada besi gantung, tapi terserah lah yang penting sudah diberitahu,” terangnya.

Benar saja, sebut saja atlet loncat indah yang masih memanfaatkan venue aquatic untuk latihan rutin karena alasan persiapan jadwal  Kejuaraan Nasional (Kejurnas) semakin dekat.

“Desember nanti kami ada Kejurnas dan Kejuaraan Internasional Open di Senayan Jakarta. Kami nekat untuk menjalani latihan,” ujar Pelatih Loncat Indah Adi Wahyuono.

Lanjut Adi, bahwa diakui ada besi yang tergantung tak jauh dari bawah atap aquatic yang jebol akibat angin puting beliung. Bahkan ada besi yang sudah jatuh sebelumnya ke dalam kolam dan berhasil dievakuasi atlet. “Jadi kami siasati. Papan 1 sampai 3 tetap latihan tapi papan 4,5 sampai 11 belum karena takut ada besi yang masih menggantung,” jelasnya. (sbw)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.