Merasa Dianiaya dan di Bully Teman Sekolah, Juli Datangi Kantor Polisi

Jumat, 20 Oktober 2017
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Tidak terima lantaran merasa telah dianiaya dan di bully oleh teman satu sekolahnya membuat Juliani (16) melaporkan kejadian tersebut ke Sentra pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Dengan didampingi ibunya, korban berkonsultasi dengan petugas, pelajar salah satu SMA Negeri di Palembang itu mengaku kejadiannya berawal saat ia dipanggil Arita (terlapor) serta temannya menuju mobil terlapor. Ketika hendak mendekati mobil, ia langsung ditarik dan dipaksa masuk mobil, lalu dibawa ke Jalan Garuda.

Read More

“Ternyata di sana sudah ada teman-temannya yang lain dan mereka (terlapor) langsung menganiaya saya,” kata warga Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus itu lirih.

Sementara di dalam video yang sempat beredar di media sosial (medsos), tampak sekelompok wanita menggunakan seragam SMA Negeri melakukan penganiayaan terhadap korban yang juga merupakan siswi di sekilah yang sama. Dalam video tersebut korban menggunakan seragam sekolah lengkap dengan hijab dipermalukan oleh para pelaku denga kata-kata yang tidak pantas.

Selain dipermalukan dengan kata-kata yang tidak pantas, sekelompok pelaku itu juga melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menampar dan memaksa korban membuka hijab yang digunakannya. Selanjutnya, korban menangis meminta ampun kepada pelaku yang merupakan teman korban satu sekolah. Korban menuturkan, kejadian yang menimpanya itu diduga karena permasalahan antar geng mereka. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts