Menuju ZI WBBM, Kantor Imigrasi Muaraenim Siapkan Berbagai Inovasi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Berbagai inovasi diluncurkan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muaraenim guna mewujudkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kepala Kantor Imigrasi Muaraenim Made Hepi Nur Juniartha mengatakan, setelah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dijelaskannya, tiga inovasi yang diluncurkan saat meraih WBK kini masih terus dilaksanakan, bahkan telah dikembangkan. Ketiga inovasi tersebut yakni Lapor Rakit atau layanan paspor bagi orang sakit yang saat ini telah dikembangkan dengan bekerjasama RSUD dr H Rabain.

Read More

Kemudian Lapor Tunggu atau Layanan Paspor Sabtu Minggu yang saat meraih predikat WBK hanya dilakukan sebulan sekali saat ini sudah dikembangkan jadi empat kali dalam satu bulan

Ketiga yaitu inovasi Lapor Madun atau Layanan Paspos Masuk Dusun, saat ini telah dikembangkan menjadi inovasi Eazypassport, yakni pelayanan pospor secara kolektif, dimana petugas imigrasi datang ke tempat komunitas tersebut.

Menuju ZI WBBM, Made Hepi Nur Juniartha mengataan, pihaknya saat ini telah meluncurkan tujuh inovasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pertama ialah inovasi Lentera atau lenggang waktu istirahat, yakni memanfaatkan waktu istirahat untuk melakukan pelayanan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kedua Lada Tunggu atau layanan darurat Sabtu-Minggu, dimana masyarakat dapat melaporkan orang asing yang diduga melanggar Undang-undang Keimigrasian,” paparnya.

Pemberian reward pada pegawai berprestasi

Inovasi ketiga, tambah Made Hepi Nur Juniartha, yakni On The Spot Service, yang dilatarbelakangi covid-19, sehingga pihaknya membuat inovasi untuk mendatangi lokasi kerja atau tempat tinggal orang asing, untuk melakukan pelayanan izin tinggal orang asig

Selanjutnya inovasi keempat yatu Aplikasi Siduk atau Sinergi Imigrasi dan kantor Disdukcapil Muaraenim, untuk memudahkan masyarakat yang mengalami permasalahan data administrasi kependudukan pada saat mengajukan paspor RI.

“Inovasi kelima yakni IKM Pintar, untuk menilai Indeks Kepuasan Masyarakat, jadi pemohon dapat menilai langsung petugas yang melakukan pelayanan. Inovasi IKM Pintar ini telah dikembangkan dalam tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Inggris dan China, serta terintegrasi langsung dengan website kantor,” imbuhnya.

Dilanjutkan Made Hepi Nur Juniartha, inovasi keenam yakni Imigration Ranger, yakni pemohon paspor dapat melakukan pembayaran biaya PNBP paspor melalui kantor pos Muaraenim dan dapat menggunakan jasa pengiriman melalui kantor pos Muaraenim.

“Inovasi ketujuh yaitu Layanan Paling Jempol atau Paspor Keliling Jemput Bola, yakni layanan kerjasama antara kantor imigrasi Muaraenim dan pemerintah daerah setempat di wilayah kerja, berkaitan dengan pelayanan keimigrasian yaitu permohonan paspor RI,” tukasnya.

Selain ketujuh inovasi tersebut, sambung Made Hepi Nur Juniartha, pihaknya juga meluncurkan program unggulan yakni 3 in 1 “Si Mamat” atau Imigrasi Manjakan Masyrakat.

Pada program ini, jelas Made Hepi Nur Juniartha, ada tiga inovasi dalam satu layanan, yakni Paling Jempol, Immigration Ranger dan IKM Pintar.

“Melalui program ini, masyaakat diberikan beberapa keuntungan, yaki tidak perlu datang jauh-jauh ke Kantor Imigrasi Muaraenim, tidak perlu mengantri di Bank untuk melakukan pembayaran PNBP Paspor, masyarakat juga tidak perlu bingung dan buang waktu untuk mengambil Paspor setelah jadi dan masyarakat bisa menilai petugas setelah menerima pelayanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Made Hepi Nur Juniartha mengatakan, selain meluncurkan program inovasi, pihaknya juga melengkapi sarana dan prasarana pelayanan. Di Kantor Imigrasi Muaraenim, ungkapnya, telah dilengkapi fasilitas ramah HAM serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Beberapa sarana dan prasarana yang telah disediakan, imbuhnya, ialah untuk mengoptimalkan pelayanan dan memberikan kenyamanan serta pengalaman yang baik bagi masyakat.

“Sarana dan prasarana yang kita sediakan diantaranya ruang baca, ruang bermain anak, ruang laktasi dan ruang pengaduan. Selain itu kita juga menyiapkan jalur khusus disabilitas , rest dan smoking area “Pance Kite”, area parkir gratis, layanan cuci motor gratis atau “Lagi Romantis”, penyediaan ruang ibadah, tempat pengisian daya handphone, serta kopi dan teh gratis,” paparnya.

Dirinya berharap semua inovasi serta sarana dan prasarana tersebut, dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat guna mewujudkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.