Mengerikan, Rekonstruksi Kasus Aborsi, Janin Dilarutkan dan Dibakar

Jakarta, Sumselupdate.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menggelar rekonstruksi kasus praktik aborsi, di Klinik Dr. SWS, Sp. OG, Jalan Raden Saleh I RT 02 RW 02 Nomor 10 A, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Yang cukup mengerikan, pada adegan rela ulang, terungkap bagaimana tersangka menghilangkan janin bayi dengan cara dilarutkan dan dibakar.

“Setelah tindakan (aborsi) diambil oleh salah oknum (medis) untuk menghilangkan barang bukti janin tersebut dengan cara dua hal. Pertama dengan bahan kimia asam sulfat agar janin larut dan dibuang ke saluran di lokasi. Apabila ada janin yang belum sempat terlarutkan itu dilakukan pembakaran di lantai 2 atas yang dimodifikasi seperti cerobong asap, supaya nggak terlihat atau terkena bau, dan seterusnya,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Kamis (20/8/2020) seperti dikutip dari beritasatu.com.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Calvijn, 17 tersangka dihadirkan untuk memerankan 41 adegan mulai dari tahap persiapan dan pendaftaran, selanjutnya tindakan aborsi yang dilakukan oknum dokter, oknum bidan dan oknum perawat.

“Kemudian peran kelompok ketiga adalah pasien yang ada di sini, yang kita amankan ada tiga yaitu, ibu janin, ayah biologis dan salah satu keluarga dari ibu janin tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, berhasil membongkar praktik aborsi di Klinik Dr. SWS, Sp. OG, Jalan Raden Saleh I RT 02 RW 02 Nomor 10 A, Kenari, Senen, Jakarta Pusat.

Penyidik menangkap dan menetapkan 17 orang tersangka dalam kasus ini antara lain dr. SS (57), dr. SWS (84) selaku dokter yang bertanggungjawab terhadap klinik, dr. TWP (59), EM (68), AK (27), SMK (32), W (44), J (52), M (42), S (57), WL (46), AR (44), MK (38), WS (49), CCS (22), HR (23), dan LH (46).

Praktik aborsi ini terbongkar bermula dari keterangan SS salah satu tersangka kasus pembunuhan bos roti asal Taiwan, Hsu Ming Hu, yang jenazahnya dibuang di Sungai Citarum, Subang, Jawa Barat. Dia melakukan aborsi di klinik itu. (adm3/bst)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.