Jakarta, sumselupdate.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan merasa bangga dengan film “Mars”. Film yang dibintangi Acha Septriasa dan Kinaryosih itu, ungkap Anies, menghadirkan poin-pon penting dalam memberikan motivasi pendidikan.
“Film ini dari seorang anak yang berasal dari Kabupaten Gunung Kidul yang diasosiasikan tempat tandus kering, lalu bisa meraih mimpi sekolah di Oxford, salah satu sekolah tertua di dunia. Ini pesannya adalah lokasi lahir boleh di mana saja tapi lokasi mimpi harus dilahirkan. Dan dalam cerita ini bukan hanya meraih mimpi, tapi pesan yang harus dibawa kemana mana adalah mari lampaui mimpi. Anak kita harus kita dorong lampaui mimpi,” jelas Anies usai menonton bareng di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu, (7/5).
“Yang kedua, ini bulan pendidikan dan kita semua ada di tempat ini karena sekolah, karena terdidik. Dan rasanya ini mengingatkan kita akan perjuangan itu. Dan ketiga soal ibu. Ketika ibu peduli pendidikan, dia all out soal pendidikan, maka perubahan anak kadang melampaui yang dibayangkan. Seringkali bukan hanya yang bisa kita ukur linier seperti tahapan habis ini apa habis ini apa, tapi tak terduga. Doa ibu itu membuka peluang yang tak terbayangkan. Cerita di sini membuka soal itu,” lanjut Anies.
Film “Mars” telah diputar pada 4 Mei 2016. Film ini meceritakan tentang perjuangan seorang ibu yang hidup pas-pasan, bernama Tupon yang diperankan oleh Kinaryosih, dalam membesarkan anak perempuannya, Sekar Palupi (Chelsea Riansy) hingga sang anak berhasil kuliah ke universitas bergengsi dunia, Oxford.
“Menurut saya sih ini salah satu film penting buat masyarakat Indonesia, khususnya untuk keluarga menengah kebawah yang terlalu percaya takdir. Kita seolah-olah nge-judge nasib kta gini. Gen kita itu miskin. Nah Film ini menunjukkan bahwa setiap orang berhak meraih cita-citanya dengan cara apapun. Di sini melalui cinta kasih seorang ibu yang selalu percaya bahwa setiap manusia sama. Punya kekurangan dan kemampuan. Tapi bagaimana cara meraih apa yang ingin kta raih,” jelas Teuku Rifnu, salah satu aktor film “Mars” di kesempatan yang sama.
Teuku Rifnu pun menyebut keterlibatannya dalam film ini sebagai bentuk usaha memberi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan bagi anak-anak Indonesia. (shn)











