Solo, sumselupdate.com – Pemerintah akan terus mengimbau para orangtua untuk mengajak anak-anak agar gemar membaca. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan juga mewanti-wanti pihak penyelenggara sekolah agar tidak lagi memikirkan komisi di dalam pengadaan buku, tapi sebaiknya memilih memborong buku yang diminati murid.
Anies menegaskan hal tersebut saat dialog interaktif pada forum Solo Book Fair 2016 di Beteng Vastenberg Solo, kemarin.Acara itu diadakan dalam rangka menyambut Hari Buku Nasional, 17 Mei.
Menurut Anies, sejak pemerintah mencanangkan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) tahun 2015, telah ada pergerakan sadar membaca yang menggembirakan. Dalam riset, pascapencanangan GIM, yakni membaca setiap hari sekitar 15 menit, perpustakaan semakin sering didatangi pembaca.
“Ada peningkatan, yang datang di perpustakaan naik 1.400%,” ujar Anies sembari mengajak pengelola perpustakaan daerah untuk mengganti koleksi buku-buku lama.
Dalam sesi talkshow tersebut, Duta Baca Indonesia Najwa Sihab mengaku sempat stres saat ditunjuk menjadi Duta Baca per Maret lalu.
“Lihat data UNESCO tahun 2012, ketika Eropa bisa menghabiskan 25 buku dalam setahun, dan Singapura serta Jepang 15 buku, sementara Indonesia masih nol buku,” kata Najwa.
Meski sempat stres, pada gilirannya ia menjadi tergugah ketika dalam melaksanakan tugas sebagai duta baca ternyata dia tidak sendiri. Di daerah-daerah, banyak pegiat literasi yang ia jumpai. (shn)











