Melawan Saat Disergap dan Dikepung, Empat Perampok Bersenpi di Muba Ditembak, Satu Tewas

Sabtu, 11 April 2020
Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dalam gelar perkara penangkapan empat pelaku perampokan bersenpi, Sabtu (11/4/2020).

Sekayu, Sumselupdate.com – Tim khusus (timsus) Kepolisian Resort (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dan jajaran Polsek berhasil menggulung empat kawanan perampok bersenpi yang meresahkan warga.

Kawanan perampok itu disergap di tempat persembunyian di Dusun III dan VI Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Sumsel, Sabtu (11/4/2020), sekitar pukul 04.00.

Bacaan Lainnya

Dalam penangkapan itu, petugas terpaksa melepaskan tembakan terukur kepada keempat pelaku lantaran melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Keempat perampok itu adalah Adris alias Isdris (26), warga Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin; Aftita alias Ujang Kribo (44), Nasrul alias Nang (34), dan Sidi Herwadi alias Otong (37), ketiganya warga Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir.

Ke empat tersangka dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki. Namun naas bagi Sidi Herwadi alias Otong, dia meninggal dunia saat perjalanan ke RSUD Bayung Lencir lantaran diduga kehabisan darah.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dalam gelar perkara penangkapan para pelaku hari ini mengatakan, ke empat tersangka masuk daftar pencarian orang atau DPO di tahun 2019.

Komplotan pelaku ini melakukan aksi pencurian dan pemberatan (curat) sebanyak tiga kali di Kecamatan Sungai Lilin dan satu kali di Kecamatan Babat Supat.

Dalam penggrebekan ini, petugas mengamankan barang bukti satu pucuk kecepek laras panjang dengan amunisinya milik Sidi Herwadi alias Otong. Satu pucuk Senpira kecepek laras panjang milik Afofta alsias Ujang Kribo.

Kemudian, satu pucuk senpira laras pendek milik Adris alias Idris berikut empat amunisi kaliber bin 9 co.

Turut diamankan barang bukti lain yakni dua unit sepeda motor, satu unit handphone dan satu lembar jaket.

Penangkapan para tersangka menurut Kapolres bermula dari hasil analisa dan evaluasi jumlah tindak pidana  dan trend tunggakan kasus tindak pidana 3-C di tahun 2019.

Di mana pada tahun 2019 terdapat sejumlah kasus yang belum terselesaikan. Lalu, dibentuk tim khusus penanganan pengungkapan kasus menonjol belum terselesaikan dengan melibatkan personel Polres dan jajaran Polsek.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan didapat informasi jika komplotan pelaku yang melakukan aksi perampokan di berbagai tempat.

Kapolres mengatakan, aksi kawanan rampok ini sangat meresahkan masyarakat, sebab tak segan melukai dan para pelaku dipersenjatai dengan kecepek.

“Dari kegiatan penindakan tersebut terdapat salah satu pelaku yakni Sidi Herwadi alias Otong meninggal dunia lantaran disaat dilakukan penggerebekan di rumahnya pelaku mencoba melawan petugas dengan menyerang menggunakan senpira dan ingin melarikan diri dalam pengepungan oleh anggota,” jelas dia.

Pinem menegaskan, pihaknya akan terus mengejar para pelaku tindak pidana yang saat ini masih belum tertangkap. “Kita terbitkan daftar pencarian orang untuk pelaku yang belum tertangkap,” tandas dia. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.