Melawan Petugas, Pelaku Begal Sadis di Palembang Tersungkur Didor

Tersangka Dodi Sugianto menjalani pemeriksaan petugas unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Satu pelaku begal sadis yang beraksi di Jalan Dentjik Azhari Talang Kelapa Palembang yang videonya sempat viral di sosial media, tersungkur didor anggota unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Bacaan Lainnya

Diambilnya tindakan tegas terukur ini lantaran pelaku  melakukan perlawanan saat diringkus petugas di tempat persembunyiannya pada Selasa (26/4/2002).

Belakangan diketahui pelaku begal itu adalah Dodi Sugianto (30), warga Griya Putri Ayu 2, Blok N, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang lebar Palembang.

Diketahui Dodi bersama satu rekannya yang masih DPO melakukan aksinya dengan menargetkan korban pasangan muda mudi pada Sabtu (23/4) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Agus Prihandinika mengatakan, para pelaku mengincar pasangan muda-mudi yang melintas di jalan sepi pada malam itu.

Diketahui korban yakni Hendri (30) bersama pasangannya Pranti Nuriah (29) yang pada saat kejadian ingin pulang ke rumah yang berada di arah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita lakukan interogasi terhadap pelaku Dodi, pelaku ini mengakui bahwa ia bersama temannya berinisial S (DPO) memepet dan menghentikan sepeda motor korban Honda BeAT nopol Nopol BG 3588 BAD,” ujarnya, Jumat (29/4/2022).

Kompol Agus menjelaskan tersangka sendiri Dodi berperan mengendarai sepeda motor dan pelaku S (DPO) berperan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang dan mengancam korban

“Karena korban merasa terancam juga ketakukan lantas korban turun dari sepeda motor,” ungkapnya

Dengan berani Pranti Nuriah pada saat itu sempat mendekati sepeda motor pelaku dan langsung mencabut kunci kontak sepeda motor pelaku jenis Honda Supra Fit dan membawa kabur kunci sepeda motor pelaku.

Di saat itulah pelaku S mengejar dan mengalungkan  sebuah senjata tajam.

“Karena takut korban kemudian berteriak hingga membuat kedua pelaku panik hingga pelaku Dodi membawa kabur motor korban,” ungkapnya.

Kemudian pelaku S (DPO) saat itu membawa motor yang digunakan pelaku dengan cara didorong (distep) menggunakan kaki dengan jarak lebih kurang 10 meter dari TKP.

Karena takut diketahui warga, lantas para pelaku meninggalkan sepeda motor Honda Supra Fit milik tersangka di TKP dengan hanya membawa kabur sepeda motor milik korban Honda Beat.

“Pelaku ini kita tangkap bermula saat anggota kita mendapatkan informasi keberadaan pelaku di kediamannya, sampai di Griya Putri Ayu 2 Blok N , Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang anggota kita melihat pelaku Dodi sedang berada di teras rumahnya,” katanya.

Saat melihat kedatangan polisi, lalu pelaku Dodi langsung berupaya melakukan perlawanan untuk melarikan diri, sehingga di lakukan tindakan tegas dan terukur.

“Beruntung kita turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih beserta kunci kontak (milik korban –red),” tutupnya.

Sementara itu, pelaku Dodi mengakui perbuatannya, sementara motor hasil begalnya tersebut ia rencanakan baru akan dijual untuk modal lebaran.

“Uang hasil jual motor untuk keperluan lebaran,” kata Dodi yang bekerja sebagai buruh ini.

Dodi mengatakan bahwa peran temannya S yakni bertugas mengancam korban dengan sajam.

“Pada saat kejadian teman saya mengancam korban, kemudian saya membawa lari motor korban dan menyimpannya di rumah,” tutupnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.