Masyarakat Transmigrasi Sanga Desa Dikepung Banjir

Kamis, 24 November 2016
Sebuah sekolah terendam banjir.

Sekayu, Sumselupdate.com – Masyarakat Transmigrasi SP 1 dan SP 2 Air Balui serta SP 3 Nganti Jud, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin terpaksa mengungsi ke tempat keluarga atau tempat yang lebih aman karena lokasi yang mereka tempati terendam air.

Banjir musiman yang datang setiap tahun ini telah beberapa kali dirasakan sejak rombongan transmigrasi di tempatkan pada tahun 2013 lalu. “Kalau keluarga diungsikan dulu di Tebing Tinggi, saat ini kedalaman baru dua meter, tahun belakang air mencapai empat meter,” Jelas Sukir, Warga Transmigrasi SP 3 Nganti Jut, Kamis, (24/11/2016).

Read More

Lebih lanjut dijelaskan warga transmigrasi asal Jawa Barat  ini, bahwa banjir tahun ini sudah terjadi selama satu minggu terakhir. “Kalau SP 3 ini paling dalam airnya, karena daerah ini merupakan tempat pelarian air,” ucapnya.

Banjir menggenangi sejumlah rumah warga.
Banjir menggenangi sejumlah rumah warga.

Hal senada diungkapkan guru sekolah dasar yang merasa proses belajar mengajar terganggung, bahkan karena debit air terus naik, aktivitas sekolah terpaksa diliburkan. “Sangat terganggu, maka aktivitas sekolah diliburkan,” tutur Khairulda, salah satu guru yang masih bertahan di lokasi banjir.

Pantauan Sumselupdate.com di lokasi,  puluhan rumah telah ditinggalkan pemiliknya, bahkan hewan ternak seperti kambing sudah mulai dievakuasi oleh warga. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts