Mantan Karyawan Pusat Perawatan Penyandang Cacat Mengamuk di Jepang, 19 Tewas

Iluatrasi

Sagamihara, Sumselupdate.com  -Sedikitnya 19 orang tewas dalam serangan pisau di sebuah pusat perawatan perumahan untuk penyandang disabilitas di Kota Sagamihara, Jepang bernama Tsukui Yamayuri Garden.

Dilansir detikcom dari Reuters, serangan itu terjadi pada Selasa (26/7/2016) dini hari. Ada 45 orang lain yang luka-luka akibat diserang pelaku.

Sebanyak 18 orang dari 45 korban luka-luka itu dalam kondisi serius. Ada 4 orang yang disebut mengalami serangan jantung.

Usai melakukan penyerangan, pelaku yang berusia 20-an tahun menyerahkan diri ke kantor polisi dan telah ditahan. Dia diketahui merupakan mantan karyawan di pusat perawatan penyandang cacat tersebut.

Pria itu dikatakan berusia 26, dan merupakan mantan karyawan di fasilitas Tsukui Yamayuri Garden, 40 km (25 mil) selatan-barat Tokyo.

“Aku melakukannya,” ujar pelaku di kantor polisi. Belum ada motif yang ditetapkan atas insiden ini.

Peristiwa berdarah ini a menjadi penusukan massal terburuk di Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir republika.co.id dari BBC pada 2008, seorang pria mengendarai truk ke sebuah distrik perbelanjaan di Akihabara, Tokyo, sebelum memanjat keluar dan secara acak menusuk orang. Tujuh orang tewas.

Serangan itu terjadi pada tanggal yang sama dengan seorang pria dengan riwayat penyakit mental menikam delapan anak hingga tewas di sebuah sekolah dasar Osaka pada 2001. (hyd)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.