Manajemen PT SOM Tertibkan Peredaran Logo Klub Sriwijaya FC

Kamis, 25 Mei 2017
Logo Sriwijaya FC

Palembang, Sumselupdate.com – Maraknya penggunaan logo klub Sriwijaya FC (SFC) yang diperdagangkan dalam beragam produk mulai ditertibkan. Pihak pengelola klub, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) melakukan sosialisasi terkait persoalan tersebut.

Satu persatu para pemilik usaha distro atau merchandise didatangkan agar bisa mendengar secara langsung alasan kongkrit manajemen melakukan kebijakan anyar itu, Kamis (25/5/2017).

Read More

Direktur Marketing dan Promosi PT SOM Nirmala Dewi mengatakan, setiap pedagang bisa menjual produk berlogokan Sriwijaya FC. Namun harus mendapat lisensi khusus dari pemilik hak paten logo tersebut, yakni  PT SOM.

“Kita akan kasih lisensi khusus siapa-siapa pedagang yang boleh menjual produk berlogokan tim SFC. Makanya kami menggundang mereka untuk tau aturan yang kita buat ini,” terangnya.

Lanjut wanita yang biasa disapa Cek Wik ini, pihaknya juga menggundang sejumlah pedagang untuk datang ke cafe SFC yang berada di kompleks pertokoan PS Mall agar semua pedagang bisa menjual produk berlogokan tim SFC secara bebas.

“Pastinya mereka harus datang dan mengisi formulir. Di sana akan kami jelaskan apa saja syarat yang wajib dilakukan para pedagang dan akan mendapat lisensi dari kita,” ujarnya.

Dilanjutkannya, manajemen telah mendaftarkan klub berlogo elang secara hukum. Terkait hak cipta diatur dalam undang-undang Nomor 28 tahun 2014. Pastinya apabila para pedagang tidak memiliki lisensi menjual logo akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami belum sampai ke proses hukum, karena kita juga ada kebijakan baru soal ini. Makanya kami kasih deadline selama satu bulan. Mungkin setelah selesai lebaran akan kita sweeping, bisa juga langsung melibatkan pihak kepolisian,” tegasnya.

Terlebih, kata dia kebijakan itu sebagai terobosan baru bidang marketing untuk memaksimalkan pendapatan klub terlebih lagi di bidang merchandise. Nirmala mengaku, apabila ini bisa dimaksimalkan juga bisa menyokong keuangan klub, selain dari tiketing dan sponsorship.

“Intinya kami tidak menyulitkan, kita lihat dulu produknya. Tidak mesti kita persulit, tapi di sini poinnya, masyarakat juga bisa membantu keuangan klub SFC,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid menambahkan telah ada pendaftaran resmi hak cipta sejak 2012 sampai dengan 2022. Makanya tadi ada tiga pedagang marchendais sudah cukup wellcome dengan program ini kedepan.

Mereka juga sangat senang dan mendukung penuh kami. “Ini juga sebagai wujud kita karena ingin mengajak masyarakat bermitra bersama kami (PT.SOM),” tandasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts