Muratara, Sumselupdate. com – Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Selatan memprogramkan dana pendidikan Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2017 senilai Rp1.083.399.882.
Dana tersebut digunakan dalam pelatihan instruktur dan pendidikan kurikulum 2013. Angka ini meningkat dari pada tahun sebelumnya yang hanya Rp788.603.882,00.
“Anggaran yang kita susun untuk Kabupaten Muratara meningkat daripada tahun sebelumnya, harapan kita semua dunia pendidikan di Muratara meningkat dan tidak tertinggal daripada daerah lainnya,” ungkap Kepala LPMP Sumsel Dr H Yaswardi di hadapan Bupati Muratara dalam audiensi dengan Bupati bersama jajarannya.
Dikatakan Dr H Yaswardi, adanya peningkatan ini bentuk apresiasi kepada dunia pendidikan di Kabupaten Muratara sebagai daerah otonom baru penjaminan mutu di segala lini pendidikan mengalami peningkatan baik itu SD, SMP dan SMA/SMK.
Mengapa demikian, menurut dia, hal ini terlihat pada data mutu yang disampaikan sangat lengkap. Ketika diperiksa secara langsung oleh pihak LPMP tidak ada yang dimanipulasi. Disesuaikan dengan standar nasional pendidikan.
“Saya acungkan jempol bagi kawan-kawan di Musi rawas Utara,” ujarnya.
Lanjutnya, H Yaswardi sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Muratara H Syarif Hidayat yang tetap berkomitmen dalam memperhatikan dunia pendidikan meski kewenangan sekolah dikembalikan kepada pihak provinsi.
Sambung Yaswardi, ke depannya pihaknya akan terus membantu dunia pendidikan Muratara dalam berbagai kegiatan, yakni penyiapan calon kepala sekolah, peningkatan kompetensi Kepala Sekolah,peningkatan kompetensi pengawas sekolah, diklat calon kepala perpustakaan.
Tak hanya itu diklat calon Kepala laboratorium, pemberian layanan bantuan bimtek pencapaian 8 standar nasional pendidikan, peningkatan kompetensi guru honorer, uji kompetensi guru honorer dan kursus pembinapramuka tingkat dasar.
“Dari fasilitas pendidikan yang kita tawarkan juga begitu baik, yakni untuk penginapan kita sudah standar penginapan hotel bintang 3,” ungkapnya.
Bupati Musi Rawas Utara, H Syarif Hidayat menyampaikan Pemerintah Kabupaten Muratara sangat berkomitmen dengan kemajuan dunia pendidikan.
Hal ini dikatakannya mengingat potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di Kabupaten Musi Rawas Utara, harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
“Tentunya dunia pendidikan harus kita tingkatkan, yakni di awal tahun melantik Kepala Dinas Pendidikan yang telah lama malang melintang di dunia pendidikan yakni Abdurrahman Wahid, pernah menjadi Kepala SMK di Kota Lubuklinggau, selain itu Sekretaris Daerah kita, H Abdullah Mantjik juga seorang pendidik dulunya,” katanya.
Selain itu, meski kewenangan mengenai pendidikan diambil alih provinsi, namun soal aset pendidikan Pemerintah Kabupaten Mratara tetap menggelontorkan anggaran demi kemajuan Muratara. Dikatakannya yang berubah hanya soal kewenangan saja, namun soal sarana dan prasarana tetap diperhatikan daerah.
Mengapa begitu, dikarenakan anak-anak yang dididik merupakan putra daerah, yang ke depannya akan mengisi pembangunan di Kabupaten Muratara calon pemimpin masa depan.
Sambung H Syarif Hidayat, komitmen Pemkab Muratara di tahun ini juga, kepala sekolah menengah pertama mendapatkan bantuan mobil untuk operasionalnya, sehingga kinerja dalam pengembangan pendidikan terlaksana dengan baik.
Tak hanya itu, orang nomer satu di Bumi Beselang Serundingan ini juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk program water closed (WC) pisah antara laki-laki dan perempuan, lantai sekolah harus keramik dan juga program gratis baju seragam dari SD hingga jenjang SMA/SMK.
“Inilah komitmen kita dalam pendidikan, pada dasarnya uang rakyat harus dipergunakan untuk rakyat, salah satunya dunia pendidikan ini,” pungkasnya. Seraya mengucapkan terima kasih kepada LPMP yang memberikan perhatian besar bagi dunia pendidikan Musi Rawas Utara. (ain)











