Kriminalitas di OKU Meningkat Sepanjang 2020, Penyelesaian Kasus Naik 25 Persen

Pelaku tindak kejahatan yang telah berhasil diamankan.

Laporan : Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, gelar press release akhir tahun 2020. Dalam press release kali ini Polres OKU Timur mengungkapkan hasil capaian kinerjanya selama tahun 2020 ini.

Bacaan Lainnya

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKUT AKP I Putu Suryawan SIK SH, Kasat Narkoba Iptu Regan dan para pejabat kepolisian lainnya mengatakan, selama tahun 2020 ini angka kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres OKU Timur menunjukkan trend peningkatan. Hal tersebut jika dilihat dari perbandingan 2019.

“Selama tahun 2020 trend peningkatan kriminalitas di Bumi Sebiduk Sehaluan meningkat 17 persen, sedangkan untuk penyelesaian tindak pidana naik 25 persen,” ungkapnya.

Dihadapan para awak media, Kapolres juga menjelaskan berdasarkan data jumlah tindak pidana yang terjadi selama tahun 2019 mencapai 263 kasus. Sementara di tahun 2020 meningkat menjadi 310 kasus sehingga terdapat peningkatan 47 kasus atau 17 persen. Diakui Kapolres, peningkatan jumlah tindak pidana yang terjadi, merupakan bagian dari terungkapnya tindak pidana lama yang selama ini belum terungkap.

“Trend peningkatan tindak pidana yang terjadi merupakan bagian dari meningkatnya jumlah penyelesaian tindak pidana yang kami lakukan. Seperti adanya  tunggakan-tunggakan kasus yang diselesaikan termasuk di Polsek-Polsek yang berhasil diselesaikan di tahun 2020 ini,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, secara keseluruhan peningkatan tindak pidana yang terjadi diiringi dengan penyelesaian tindak pidana yang naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemudian, jika dilihat dari total 310 kasus tindak pidana yang terjadi selama tahun 2020, 158 kasus diantaranya merupakan kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor). Jumlah ini pun meningkat 22 persen dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 129 kasus.

“Di tahun 2019, penyelesaian tindak pidana kita sebanyak 167 kasus, maka di tahun 2020 meningkat 42 kasus yang mencapai 209 kasus. Namun demikian, untuk 3C ini juga ungkap kasus atau penyelesaian tindak pidana yang kita lakukan juga meningkat. Jika di tahun 2019 3C yang kita ungkap sebanyak 86 kasus, di tahun 2020 ini naik 36 persen menjado 117 kasus,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.