KPK Limpahkan Berkas Perkara Dua Tersangka Dugaan Korupsi Fee Proyek Dana Aspirasi Muaraenim

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI saat menyerahkan berkas di gedung PTSP PN Palembang Klas 1A Khusus, Jumat (4/9/2020)

Palembang, Sumselupdate.com – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI tiba di gedung PTSP PN Palembang Klas 1A Khusus, Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 08.45 WIB pagi guna melimpahkan berkas perkara dua tersangka yakni Ketua DPRD nonaktif Aries HB dan mantan Kadis PUPR Kabupaten Muaraenim Ramlan Suryadi  yang terjerat kasus dugaan korupsi fee proyek 15% dari rencana pekerjaan 16 paket proyek senilai Rp 130 miliar yang terkait dengan dana aspirasi DPRD Kabupaten Muaraenim di dinas PUPR Kabupaten Muaraenim Tahun Anggaran (TA) 2019.

Sebanyak 4 bundel berkas setebal masing-masing lebih kurang 40cm dibawa oleh tim jaksa KPK RI dan diterima oleh petugas Panitera Muda Tipikor PTSP PN Palembang Cecep Sudrajat, SH, MH.

Read More

“Ya hari ini kita limpahkan berkas perkara dua tersangka lanjutan dari perkara sebelumnya yang sudah diputus atas dugaan korupsi fee proyek di Kabupaten Muaraenim, atas nama tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi,” kata salah satu JPU KPK  RI Januar Dwi Nugroho SH MH saat melimpahkan berkas Jumat (4/9/2020).

Sembari menambahkan bahwa selain berkas yang dilimpahkan, untuk dua tersangkanya sendiri sudah dipindahkan dari rutan KPK Jakarta, saat ini sudah dilakukan penahanan di rutan Pakjo Palembang.

“Jadi nanti kita tinggal nunggu dari PN Palembang untuk penetapan jadwal sidangnya saja,” tambahnya.

Kedua tersangka oleh JPU KPK dijerat Pasal 5 atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun.

Sekedar mengingatkan, kedua tersangka merupakan lanjutan perkara yang menjerat Bupati Muaraenim nonaktif Ahmad Yani saat ini sedang menjalani masa hukuman selama 5 tahun serta Robby Okta Fahlevi kontraktor proyek pemberi suap yang terkena OTT KPK RI beberapa waktu lalu.

Diduga kedua tersangka turut serta menerima sejumlah uang sebagaimana pengakuan dari dua terpidana itu dan saksi-saksi beberapa anggota DPRD Kabuaten Muaraenim yang dihadirkan oleh JPU pada persidangan kala itu. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.