KPK Geledah Kantor DPRD Muaraenim

Seketika Tim Penyidik KPK keluar terlihat membawa koper yang diduga berisi berkas dokumen yang diperlukan dalam proses penyidikan.

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim, Senin (27/09/2021). Kedatangan lembaga anti rasuah ini tampak dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari Polres Muaraenim.

Read More

Pantauan media di lapangan, Tim penyidik KPK melakukan penggeledahan dibeberapa ruangan yang ada di kantor wakil rakyat tersebut serta mengambil berkas, yang diduga terkait pengembangan kasus dugaan korupsi yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Muaraenim.

Penggeledahan tersebut diawali pada pukul 09.15 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Terlihat lebih kurang lebih 15 orang anggota penyidik KPK yang melakukan penyidikan. Hal ini terpantau saat Tim tersebut berjalan keluar dari kantor DPRD Kabupaten Muaraenim. Setelah melakukan pengeledahan dengan dikawal ketat oleh aparat keamanan bersenjata lengkap dari Polres Muaraenim.

Seketika Tim Penyidik KPK keluar terlihat membawa koper yang diduga berisi berkas dokumen yang diperlukan dalam proses penyidikan.

Kuasa Hukum anggota DPRD Kabupaten Muaraenim Khirurozi, dengan didampingi Tri Suhendro dan Dhari Diaz, usai mendampingi pihak KPK melakukan penggeledahan pada media ini menerangkan bahwa, anggota KPK yang berjumlah lebih dari 15 orang tersebut telah melakukan penggeledahan di beberapa ruangan di antaranya ruang ketua DPRD, ruang BANGGAR ruang BANMUS serta ruang KOMISI DPRD Kabupaten Muaraenim.

“Ada sebanyak 10 item berkas yang dibawa oleh anggota KPK tersebut,dan berkas tersebut diduga keras terkait 10 orang anggota DPRD yang telah secara tertulis di tetapkan sebagai tersangka oleh pihak penyidik KPK beberapa hari yang lalu dan atas pengembangan kasus korupsi yang sebelumnya telah melibatkan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim,” ujarnya.

Sementara terkait siapa saja 10 nama yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dan berapa lama penggeledahan tersebut berlangsung ia tidak menjawab.

“Biarlah pihak Penyidik saja yang nanti mengatakannya, karena itu wewenang mereka,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.