Komplotan Spesialis Bobol Rumah & Curanmor Disergap Sedang Ngumpul

Jumat, 15 September 2017

Palembang, Sumselupdate.com – Dua dari tiga spesialis bongkar rumah dan sekaligus curanmor di wilayah Kota Palembang diringkus jajaran Unit IV Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel di salah satu rumah tersangka saat sedang berkumpul, Jumat (8/9).

Dua tersangka yang diamankan yaitu Ardiansyah alias Ari Jamhari (21) warga Jalan DI Panjaitan, Lorong Pahlawan I, Kecamatan Plaju dan tersangka Hari Saputra alias Kemok (27) warga Jalan Kapten Abdullah, Lorong Samarinda, Kelurahan Sentosa Kecamatan SU II Palembang.

Read More

Kedua tersangka ini merupakan pemain lama atas kasus bobol rumah dan curanmor dan setidaknya sudah terdapat dalam tiga laporan polisi yang masuk ke Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Kejadian berawal ke tiga tersangka Ari, Kemok dan Hasbi (DPO), pada Rabu (16/8) membawa kabur motor korban Indah Wahyu yang terpakir di depan kamar kos dengan cara merusak kunci kontak mengunakan kunci T.

Sedangkan kasus bongkar ruko terjadi pada 5 September, dimana tiga tersangka mencongkel pintu dan masuk ke ruko milik Meldi dan membawa kabur barang-barang elektronik, seperti 4 unit PS, 2 unit televisi, 1 buah laptop, 3 unit handpone.

Atas dasar laporan tersebut petugass melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Ardiansyah dan Hari sedang berkumpul di rumah Ardinsyah.

Saat melakukan penangkapan, tersangka Ardiansyah mencoba melawan dan mengambil pedang di sampingnya, karena tindakan tersangka membahayakan petugas. Maka pelaku terpaksa ditindak tegas dengan sebutir timah panas di kakinya.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas langsung melakukan pengeledahan di rumah Ardiansyah, petugas menemukan barang barang hasil curian diantaranya, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio BG 6309 AAU. 8 buah stick golf, 1 unit PS, 3 buah printer, 1 unit televisi.

Kemudian satu unit TV LG, 2 bilah pedang, 1 buah tas warna hitam, 10 buah kunci L, 1 buah kunci T, 4 buah kartu ATM, SIM, KTP, NPWP, Jamsostek BPJS atas nama korban.

Dalam pemeriksaan petugas, kedua tersangka spesialis bongkar rumah dan pelaku curanmor ini merupakan residivis, keduanya selalu memberikan jawaban yang berbelit belit. Sehingga petugas kesulitan mengungkap jaringan mereka.

Menurut pengakuan tersangka Hadi, dirinya mengakui jika pernah terlibat kasus pembobolan rumah yang ditinggal pergi dan kasus tindak kriminal curanmor bersama rekannya tersangka Ardiansyah, untuk kasus bobol rumah dirinya hanya berperan mengawasi dari luar.

“Ditangkap maling di ruko ikut dia (tersangka ardiansyah-red) tugas saya cuma pantau dari luar. Sedangkan yang masuk kawan aku bernama hasbi dan ari, kami dapat televisi, aku diajak hasbi, sekali ini lah termasuk curanmor sekali juga,” ujarnya saat gelar perkara, Jumat (15/9/2017).

Sementara itu AKBP Erlin Tangjaya, Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, membenarkan jika kedua tersangka yang diamankan merupakan spesialis bongkar rumah di Wilayah Hukum Polresta Palembang dan spesialis bongkar rumah kosong.

“Barang bukti yang mereka curi belum sempat dijual, dari laporan polisi baru 3 kali tapi ini diduga masih ada kasus yang lain karena ada barang bukti yang lain yang ternyata mereka lupa, mereka ini spesialis bongkar rumah di Kota Palembang,” tandasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts