KLHK Akan Proses Hak Paten Bios 44 Bahan Pencegah Karhutlah

Danrem 044 Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo (kanan) dan Kepala pusat Data dan Informasi KLH, DR Suhaeri (ketiga dari kanan).

Palembang, Sumselupdate.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Bidang Hukum dan Data Informasi turun langsung memantau hasil akhir bahan Bios 44 yang ditemukan Korem 044 sebagai bahan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan pada lahan gambut.

Penemuan bahan yang disebut Bios 44 boleh dikatakan sangat fenomenal, sebab penemu dalam hal ini Korem 044 mampu menemukan solusi kesulitan penanganan kebakaran lahan di wilayah Sumatera Selatan yang terjadi selama ini terutama pada tahun 2015 lalu.

Bacaan Lainnya

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Lingkungan Hidup, DR Suhaeri di Makorem 044 , Selasa (27/9/2016) mengapresiasi hasil temuan yang dilakukan oleh jajaran Korem untuk mengebangkan temuan yang berdampak positif untuk mengatasi kebakaran lahan.

“Hasil ini akan kita laporkan ke kementrian sebagai tindak lenjut kepada pengembangan,” katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pemberian hak cipta akan segera dilakukan,  kementerian berkepentingan untuk merekomendasikan hal ini sebagai langkah pragmatis dan inovasi bagi masyarakat.

“Ini adalah inovasi ramah lingkungan, sangat bermanfaat, menjadi produk yang besar. Diakui secara paten¬† dan jangan sampai ada pihak-pihak yang kemudian mendahaluinya. Kita sedang mengajukan, produk ini dapat bermanfaat baik sebagai aspek ekonomi,”urainya.

Ditegaskannya hingga saat ini proses untuk menetapkan hak paten sudah sampai di Kemenkumham dan akan terus dipantau.

Sementara itu Danrem 044 Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo ditempat yang sama menyampaikan akan terus mengembangkan temuan sebagai bahan yang bermanfaat untuk mencegah Karhutlah di Sumsel di masa mendatang.

“Kami akan terus kembangkan temuan ini, sebagai alat untuk memenuhi penanganan karhutlah diwilayah Sumsel,” tegasnya. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.