Kiper SFC Akan Dibawa ke Dokter Mata

Minggu, 31 Januari 2016
Dian Agus Prasetyo

Palembang, Sumselupdate.com
Manajemen Sriwijaya FC baru mengetahui kalau kiper utama Laskar Wong Kito, Dian Agus Prasetyo mengalami gangguan di penglihatan pada saat malam hari. Hal ini, membuat jajaran manajemen berencana akan membawa DAP ke dokter spesialis mata.
“Matanya memang rabun, tapi belum diketahui tingkat berapa kerabunannya. Makanya, dalam waktu dekat ini, kita akan bawa dia ke dokter. Kita, juga khawatir kalau SFC main malam, namun untuk siang tidak ada masalah,” ujar Manajer SFC, Nasrun Umar saat dimintai konfirmasi, Minggu (31/1).
Menurut dia, pihak manajemen klub kebanggaan masyarakat Sumsel, akan mendengarkan penjelasan dari dokter, terkait hasil pemeriksaan yang sudah dijalani oleh penjaga gawang timnas Indonesia tersebut. Dirinya juga berharap, rabun yang dialami Dian, masih bisa diatasi dengan obat-obatan.
“Tapi bila dokter menyarankan untuk menggunakan kacamata, kemungkinan dia akan memakai kacamata lensa. Untuk itu, kita akan melihat terlebih dahulu hasil pemeriksaannya,” jelas Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Provinsi Sumatera Selatan ini.
Sementara itu, Assisten Pelatih Hartono Ruslan membenarkan bila mata penjaga gawang bernomor punggung 33 ini bermasalah. Tetapi, dirinya menilai tidak terlalu parah, dan bukan berada di tingkat mengkhawatirkan. Meskipun bermain malam, matanya masih sanggup untuk melihat bola.
“Saya sudah bicara dengan dia, katanya tidak ada masalah, main malam juga masih bisa dijalankan. Namun, masalah ini sudah, manajemen sudah menyampaikan akan membawa Dian ke dokter untuk diperiksa dan diberi obat, kalau kita menyambut baik apa yang dilakukan manajemen,” tutupnya. (den)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.