Kesaksian Tetangga, Psikologis Pemuda yang Tikam Neneknya Hingga Tewas Terganggu

Tersangka Ahmad Hairul Anwar yang menikam nenek kandungnya Hj Manisa gegara tidak diberi uang rokok sebesar Rp5 ribu diamankan di Mapolsek SU II Palembang.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca-tertangkapnya tersangka Ahmad Hairul Anwar (19) yang menikam nenek kandungnya Hj Manisa (60) gegara tidak diberi uang rokok sebesar Rp5 ribu pada Minggu (3/10/202) lalu, meninggalkan cerita tersendiri buat tetangga korban.

Read More

Basuki (53), tetangga Hj Manisa yang berada di Lorong Keluarga, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang Sumatera Selatan mengungkapkan jika psikologi pelaku terganggu jauh sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

Basuki mengungkapkan jika kondisi psikologi pelaku mengalami gangguan jiwa.

“Kalau dia (pelaku) sedang duduk sendiri terkadang ketawa sendiri. Terkadang nangis sendiri tanpa sebab. Dan kelakuannya ini memang begitu mengejutkan, baru kali ini ia membunuh neneknya,” ujar Basuki kepada Sumselupdate.com, Selasa (5/10/2021).

Tersangka Ahmad Hairul Anwar yang menikam nenek kandungnya Hj Manisa gegara tidak diberi uang rokok sebesar Rp5 ribu diamankan di Mapolsek SU II Palembang.

Dia mengaku meski psikologis pelaku terganggu, Basuki mengaku, sering mengobrol dengan pelaku usai pulang bekerja sebagai buruh bangunan.

“Sudah lama (pelaku) jadi buruh bangunan, kalau sudah kerja kadang dia duduk bercerita dengan saya,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Seberang Ulu II Palembang AKP Hendrianto mengungkapkan kemarin tersangka dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang untuk diobservasi kejiwaannya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa pembunuhan terjadi pada Minggu (3/10/2021) sekitar pukul 10.15 WIB, yang  mengakibatkan nyawa Hj Manisa (60) melayang.

Hj Manisa mengembuskan nafas terakhir setelah ditikam Ahmad Hairul Anwar dengan pisau dapur  hingga korban mengalami sepuluh luka tikaman benda tajam di bagian dada hingga menembus paru-paru, luka tikaman di kepala, tangan, dan bagian tubuh lainnya.

Tak hanya Hj Manisa dihunus pisau, tersangka juga menyabetkan senjata tajam itu ke tubuh tetangganya Latif (64) dan anaknya Firmansyah (24), yang saat itu berusaha melerai keributan tersebut.

Beruntung nyawa keduanya terselamatkan. Keduanya hanya mengalami luka ringan dan keesokan hari pasca-kejadian, sudah diperbolehkan pulang. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.