Kepergok Hendak Gondol Motor Nmax, Dua Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Diamuk Massa

Tersangka Lubis Juniarto dan Tomas Hajib yang diringkus massa dan petugas lantaran kepergok melakukan aksi curanmor.

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Nyawa Lubis Juniarto (21), warga RS Sriwijaya, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU dan Tomas Hajib (24), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan  Lengkiti, Kabupaten OKU, hampir saja melayang.

Bacaan Lainnya

Keduanya kepergok warga saat hendak mencuri sepeda motor Yamaha Nmax warna abu-abu yang terparkir di samping rumah milik Emharis Suryadi Putra (50) di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Jumat (12/2/2021), sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardinursal mengatakan, keduanya dipergoki warga saat hendak merusak kunci kontak motor korban dengan menggunakan gunting stainless.

AKP Mardinursal mengatakan, kasus curanmor ini bermula sekitar 11.30 WIB kedua tersangka berangkat dari Simpang Empat lampu merah di Desa Air Paoh, Kecamatan  Baturaja Timur menggunakan jasa ojek dengan berboncengan tiga.

Setelah tiba di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat,   mata kedua tersangka langsung tertuju di sepeda motor Yamaha Nmax warna abu-abu yang terparkir di samping  rumah korban.

Kemudian, tersangka Tomas meminta tersangka Lubis untuk mengawasi sekitar TKP guna memantau keadaan.

Namun pada saat tersangka Tomas berusaha membuka kunci kontak sepeda motor menggunakan gunting besi stainless, aksi kedua tersangka diketahui oleh seorang warga bernama Ogan.

Ogan yang curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku, spontan berteriak. Mendengar teriakan Ogan, korban keluar rumah.

Barang bukti sepeda motor Yamanah Nmax yang hendak digondol kedua pelaku.

Korban Emharis Suryadi Putra bersama warga kemudian mengejar kedua tersangka. Namun sial buat tersangka Lubis.

Dia tertangkap massa di depan PT Tonggak Ampuh hingga tersangka Lubis dikeroyok massa dan mengalami memar di wajah, tangan, kaki serta dada.

Sedangkan tersangka Tomas melarikan diri ke arah tambang PT Semen Baturaja.

Petugas yang mendapat informasi adanya tersangka pencurian yang melarikan diri ke arah tambang PT Semen Baturaja, kemudian Kanit Reskrim Polsek Baturaja Barat beserta anggota melakukan pengejaran.

Setelah melakukan pengejaran dan pengepungan, aparat mendapati tersangka Tomas berada di wilayah Tambang PT Semen Baturaja.

Karena tersangka tetap berusaha melarikan diri, kemudian petugas mengeluarkan tembakan peringatan.

Namun bukan nyalinya ciut, tersangka tetap berusaha melarikan diri, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki sebelah kiri tersangka.

Setelah tersangka dilumpuhkan selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Soetowo.

Sementara itu, korban Emharis Suryadi Putra mengaku, saat kedua pelaku hendak melakukan aksinya, dirinya tengah berada di dalam kamar karena baru sudah shalat Jumat.

“Tak lama saya terdengar suara orang mendekat, di mana tempat motor diparkir (samping) rumah. Awalnya saya mengira anak saya yang mau makai motor, tapi yang membuat saya curiga suara membuka sangat kasar (kuat) sehingga saya buka hordeng jendela dan melihat pelaku masih di dekat motor,” ujarnya.

“Melihat bukan anak saya, saya langsung keluar. Begitu saya keluar pelaku langsung lari dan warga yang memang sudah mengawasi pelaku langsung berteriak dan melakukan pengejaran. Pelaku Lubis yang lari ke arah Baturaja bisa ditangkap warga. Sedangkan pelaku Tomas lari ke arah PT  Semen,” bebernya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.