Kembali Sat Pol PP Provinsi Amankan Puluhan Anak Punk dan Gepeng

Puluhan anak jalanan terjaring razia.

Palembang, Sumselupdate.com – Di bawah kepemimpinan Kasat Pol PP H Aris Saputra, kembali melakukan penertiban dengan mengamankan puluhan anak jalanan, Gelandangan, badut ngamen, pengemis, manusia silver, anak vespa, dan anak punk.

Tim gabungan menyusuri ke flyover Jakabaring, flyover Keramasan, flyover simpang Polda Sumsel, simpang empang Alang-alang Lebar dan simpang Parameswara Palembang, Provinsi Sumsel.

Bacaan Lainnya

Petugas mendata puluhan anak jalanan yang terjaring razia,

“Hari ini saya merealisasikan rencana penertiban bersama jajaran TNI-Polri, Satpol PP kota Palembang, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi maupun Kota Palembang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan Dinkes Kota Palembang,” kata Kasat Pol PP Sumsel, Aris Saputra Kamis (11/02/2021) malam.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan manusia silver sebanyak empat orang, pengamen sebanyak sepuluh orang, badut ngamen sebanyak lima orang dan anak vespa serta anak punk puluhan orang.

“Untuk anak vespa yang diamankan Satpol PP Sumsel, semuanya tidak ada orang Palembang. Yakni berasal dari Provinsi Bengkulu, Provinsi Lampung, Provinsi Banyuwangi dan Provinsi Banyumas,” katanya.

Menurutnya, untuk penanganan ini mereka yang memang betul-betul tidak ada tempat tinggal di Kota Palembang, pihaknya akan menitipkan para anak vespa tersebut di Dinsos Provinsi.

Sementara, untuk pengamen, badut ngamen dan manusia silver, setelah ini akan dilakukan edukasi dengan Psikolog dari badan perlindungan anak.

“Setelah ini, akan kita kembalikan ke orang tua atau keluarga lainnya. Karena mereka bertempat tinggal dan berdomisili di kota Palembang,” jelasnya.

Petugas mendata puluhan anak jalanan yang terjaring razia,

Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan, karena dalam dua minggu ini anggota Satpol PP Sumsel, sudah diperintahkan standby di tempat strategis. Khususnya di jalan protokol pusat Kota Palembang.

“Kami berharap tentunya bagi anak-anak ataupun pengamen, pengemis dan badut semuanya tidak akan kembali ke jalan lagi. Karena penanganan kita ini, akan lebih intensif dan lebih tegas. Setelah ini, akan kita bikin Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan kita panggil orang tuanya,” tutupnya. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.