Kelangkaan Gas 3 Kg Kian Parah, Pedagang Kecil di Pagaralam Menjerit!

Writer: - Selasa, 14 Mei 2024
Salah satu pedagang kecil di Kota Pagaralam yang terdampak akibat kelangkaan gas 3 kg yang semakin parah, Senin (13/5/2024).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kelangkaan elpiji 3 Kg bersubsidi di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih terus berlanjut.

Tidak hanya sebatas menjadi keluhan, situasi kelangkaan gas 3 Kg di Kota Pagaralam dalam sepekan terakhir dirasakan mulai memancing keresahan di tengah masyarakat.

Read More

Informasi yang dihimpun Sumselupdate.com pada Senin (13/5/2024), dampak kelangkaan gas melon yang masif itu, harga gas di tingkat pengencer mulai ‘gila-gilaan’ dan  tidak lagi bisa didapatkan dengan harga yang wajar.

Saat ini masyarakat Kota Pagaralam, selain berjuang mendapatkan gas bersubsidi tersebut, juga dipaksa membeli isi ulang satu tabung 3 kg dengan harga berkisar Rp22 ribu hingga Rp25 ribu.

”Karena kebutuhan untuk jualan, kami pedagang terpaksa membeli isi ulang tabung gas 3 kg berkisar Rp22 ribu-Rp25 ribu. Bahkan ada yang terpaksa beli Rp30 ribu untuk satu tabung gas berat 3 kg,” keluh Nurayanto, ang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang keliling.

Anggota Ikatan Pedagang Keliling (IPK) Pagaralam.

Menurutnya, kelangkaan gas dampaknya dirasakan pedagang kecil, salah satunya pedagang keliling yang bergantung kepada gas melon bersubsidi.

”Kita yang berprofesi sebagai pedagang kecil otomatis resah Pak dengan situasi kelangkaan yang belum berakhir ini, untuk harga segitu kita masih sanggup beli namun dengan harga segitu kita kami belum tentu dapat,” cetusnya.

Derita dampak kelangkaan gas juga dirasakan Sri, pedagang makanan warga Sidorejo. Ia pasrah dengan situasi yang ada dan berharap kondisi kembali normal.

Keluhan terhadap kelangkaan gas juga disampaikan Candra, pedagang mie ayam rumahan. ”Produksi kami terganggu dan modal produksi saat ini ikut membengkak,” ujarnya.

Dikatakannya, satu hari kebutuhan produksi  yang dilakoninya membutuhkan satu hingga dua buah gas tabung melon setiap hari dengan harga yang tinggi belum menjamin bisa dengan mudah mendapatkan gas 3 kg itu.

”Saat ini beli gas 3 kg berkisar Rp20 ribu-Rp25 ribu yang menurut saya itu di luar harga eceran tertinggi dan otomatis pengeluaran kami membengkak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ilham ketua Ikatan Pedagang Keliling (IPK) Pagaralam saat dihubungi Sumselupdate.com menyayangkan terjadinya kelangkaan gas 3 kg yang terjadi di Kota Pagaralam.

Ia berharap, pemerintah segera mengambil langkah konkrit untuk menormalkan situasi di balik terjadinya kelangkaan gas. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts