Keberatan Disebut Berselingkuh, Dosen Dv Beberkan Kronologi Penggrebekan

Jumat, 14 Oktober 2016
ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Nama Dv (35) yang belakangan santer diberitakan sejumlah media, karena diduga telah berselingkuh dengan mahasiswanya berinisial Ag (28) kembali mencuat.

Setelah sang dosen dari perguruan tinggi swasta merasa keberatan dengan pemberitaan yang dianggap menyudutkan dirinya dan bermaksud membantah semua isi berita yang telah ditulis, termasuk membeberkan kronologi penggrebekan yang dilakukan Brigadir Rd.

Read More

Dikutip dari sejumlah media, Dv mengaku kalau dirinya tidak memiliki hubungan dengan mahasiswanya tersebut, apalagi sampai disebut sedang berduaan di dalam kamar saat digrebek Brigadir Rd yang diakui merupakan mantan suaminya. (pto)

Berikut kronologi kejadian, seperti yang dituturkan Dv:

  1. Bahwa pada Sabtu (8/10/2016), sekitar pukul 11.00 WIB, saya bertemu mahasiwa saya yang bernama AAS (inisial yang ditulis sebelumnya AG) menanyakan;

‘Apakah yang bersangkutan akan ke kampus (salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang) maka yang bersangkutan menjawab ‘Iya’ akan ke kampus karena ingin mengurus Laporan KKN.

Bahwa saya meminta tolong kepada AAS, jika ingin ke kampus saya minta tolong untuk menjemput saya karena kondisi fisik saya yang kurang sehat dan AAS menyanggupinya.

  1. Bahwa sekitar pukul 17.30 WIB, AAS menjemput saya di rumah yang terletak di Komplek Kencana Damai Jalan Anyar III, Kelurahan Kenten Permai, Kemacatan Sako Palembang.
  2. Bahwa dengan motor AAS, Kami pergi ke kampus dan setelah sampai di kampus, kami berpisah karena ada urusan masing-masing.
  3. Bahwa sekira pukul 19.30 WIB kami bertemu lagi di kampus.

Lalu saya minta tolong kepada AAS untuk mengantar saya ke Mall di Jakabaring untuk menukar sandal anak saya yang telah saya beli beberapa waktu yang lalu.

  1. Bahwa sekitar pukul 21.15 WIB, dari Mall di Jakabaring kami pulang ke rumah saya dan tiba di rumah sekira pukul 21.45 WIB.

Dan karena kondisi gerimis dan sambil menungu kedatangan papa saya (orang tua), maka saya minta kepada AAS untuk menunggu sampai orang tua saya datang.

Memang selama ini orang tua saya selalu menemani saya dan keluarga saya di waktu malam hari, karena saya dengan suami saya sudah tidak serumah lagi.

  1. Bahwa karena orang tua saya belum datang maka AAS menunggu di rumah dan tertidur di ruang tamu, sedangkan saya ada di kamar bersama anak-anak saya dan sepupu saya.

Karena saya kelelahan dan memang kondisi fisik yang kurang sehat maka saya tertidur.

  1. Bahwa sekitar pukul 2.00 WIB (dini hari), Minggu (9/10/2016), tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah dengan keras dan lampu mati.

Sehingga AAS memberitahukan kepada saya bahwa ada yang menggedor-gedor pintu.

Dan karena kondisi rumah dalam keadaan gelap maka saya belum berani membuka pintu sambil mencari senter atau lampu emergensi, namun ternyata pintu rumah telah didobrak oleh orang-orang dari luar.

  1. Bahwa ternyata orang tersebut adalah (Brigadir) RI, suami yang sudah menceraikan saya secara agama sejak 16 Agustis 2015, dan sudah 1 tahun 3 bulan meninggalkan rumah, datang bersama teman-temannya.
  2. Bahwa terjadilah pertengkaran saya dengan Brigadir RI, yang telah menuduh saya selingkuh dan berbuat Asusila.
  3. Bahwa kemudian saya dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum Et Repertum (VER) dan kemudian pada Senin (10/10/2016) , setelah hasil VER keluar menunjukkan bahwa hasilnya negatif.

Artinya tuduhan yang mengatakan kami telah berbuat asusila tidak terbukti.

  1. Bahwa kemudian kami dibawah ke Kantor Polisi Sektor Sako atas laporan Brigadir RI, atas dugaan melanggar Pasal 284 ayat (1) huruf b Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan paginya kami dibawa ke Unit PPA Polresta Palembang.
  2. Bahwa di dalam kamar rumah saya tidak ditemukan alat-alat kontrasepsi (kondom) atau alat kontrasepsi lainnya. seperti dikutip dari laman bangkapos.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts