Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Kawat berduri yang dipasang aparat kepolisian di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) guna menghadang masuknya massa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya dibuka, Rabu (7/4/2022).
“Setelah kami berbicara dengan Ketua DPRD Sumsel, kami mengizinkan adek adek mahasiswa masuk, namun ingat tetap kondusif saat berada di depan kantor DPRD Provinsi Sumsel,” kata anggota DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli dari Fraksi PKS yang menenangkan massa aksi yang mulai memanas.
Setelah menyampaikan pesan Ketua DPRD Provinsi Sumsel, kedua anggota dari Fraksi PKS Mgs Syaiful Padli dan Partai Demokrat Muchendi Mahzareki, kembali memasuki kantor DPRD Sumsel.
Sementara itu, barikade polisi dari Polrestabes Palembang berdiri merapatkan barisannya di depan kawat berduri yang menjadi penghalang demonstran.
Di sisi lain, mahasiswa justru memblokade arur lalulintas dari Jalan Kapten A Rivai dari arah Kantor Cabang Bank Mandiri menuju Kantor Gubernur Sumsel atau pun dari arah sebaliknya. (**)











