Kasus Covid dan BOR di Palembang Berkurang

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Mirza Susanty.

Palembang, Sumselupdate.com – Risiko penyebaran Covid-19 yang rendah dan menunjukkan status zona kuning, turut mempengaruhi penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Palembang juga menurun.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Mirza Susanty mengatakan, setidaknya ada belasan rumah sakit yang dikhususkan juga melayani pasien Covid-19.

Read More

“Pasien terkonfirmasi menurun dan angka kasus aktif juga turun, sehingga angka BOR juga turun,” katanya.

Sampai 28 September, BOR di rumah sakit sudah turun menjadi 6,5 persen. Jika dibandingkan pada masa kasus tinggi dulu mencapai 70-80 persen, bahkan ada beberapa rumah sakit 100 persen.

Apalagi tingkat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah berada pada level 2. Kasus positif harian rata-rata hanya ada 8 kasus.

“Gambaran data ini menunjukkan situasi mulai aman, karena biasanya dalam sehari angka positif bisa mencapai 30 orang, sekarang jauh berkurang,” katanya.

Melihat angka harian yang menurun, kasus Covid-19 di Palembang, sudah bisa dinyatakan melandai. Terlebih risiko penularan perlahan rendah dan evaluasi penilaian indikator angka BOR di rumah sakit juga berada di bawah 50 persen dari tingkat ambang batas warning BOR diangka 70 persen.

“Jadi, memang betul-betul tingkat kasus harian di Palembang melandai dengan risiko rendah di zona kuning,” katanya.

Menurut Mirza, angka penurunan BOR di Palembang juga dipengaruhi antusias masyarakat untuk melakukan vaksinasi di sejumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Berdasarkan data 21 September kemarin, persentase vaksinasi dosis pertama untuk keseluruhan sasaran sudah mencapai 42 persen.

“Dan dosis dua sudah 28 persen. Kita berharap akhir September ini, vaksinasi sudah lebih dari 50 persen,” katanya.

Sedangkan untuk pengadaan stok vial dan dosis vaksin di Palembang, terus diajukan oleh Dinkes Kota kepada Dinkes Provinsi, dan jika ketersediaan mulai menipis, maka distribusi ke Gudang Farmasi Dinkes Palembang dilakukan setiap satu minggu sekali.

“Alokasi terakhir ada 145 ribu dosis dan dikirim vaksin per minggu. Data terakhir, sebagian 50 ribu dosis sudah divaksin ke target sasaran,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.