Kapolda Sumsel dan SKK Migas Satu Meja, Strategi Besar Dongkrak Lifting Migas Nasional Dibahas Serius

Writer: - Selasa, 24 Februari 2026
Kapolda Sumsel memimpin pertemuan bersama SKK Migas dan Kementerian ESDM di Ruang Delegasi Mapolda Sumsel, Senin (23/2/2026), membahas penguatan sinergi menjaga stabilitas hulu migas. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Ruang Delegasi Lantai 2 Mapolda Sumatera Selatan, Senin (23/2/2026), menjadi lokasi pertemuan penting antara jajaran kepolisian dan para pemangku kepentingan sektor energi. Agenda utama yang dibahas adalah penguatan sinergi untuk menjaga stabilitas industri hulu minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan perusahaan migas yang beroperasi di Sumbagsel. Pertemuan dipimpin langsung Kapolda Sumsel.

Read More

Menurutnya, kolaborasi ini difokuskan pada perumusan langkah strategis guna mendukung peningkatan lifting nasional, khususnya dari wilayah Sumatera bagian selatan yang menjadi salah satu penopang produksi energi nasional.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Komjen Pol. Rudy Sufahriadi selaku Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum sekaligus Ketua Tim Pelaksana Teknis Penyelenggaraan Kerjasama Produksi Sumur Minyak BKU, Nanang Abdul Manaf selaku Ketua Satgas Lifting, Muhammad Iksan Kiat selaku Tenaga Ahli Menteri ESDM, serta Ariana Soemanto selaku Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM. Hadir pula jajaran manajemen dari Pertamina Hulu Rokan dan Medco E&P.

Dalam diskusi, isu pengamanan objek vital nasional (obvitnas) menjadi salah satu perhatian utama.

Kapolda Sumsel memimpin pertemuan bersama SKK Migas dan Kementerian ESDM di Ruang Delegasi Mapolda Sumsel, Senin (23/2/2026), membahas penguatan sinergi menjaga stabilitas hulu migas. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Infrastruktur hulu migas, mulai dari sumur produksi, fasilitas pengolahan, hingga jaringan distribusi, dinilai sebagai aset strategis yang memerlukan perlindungan maksimal agar operasional tetap berjalan lancar.

Selain pengamanan, pembahasan juga menyinggung percepatan penyelesaian potensi persoalan hukum di lapangan.

Pendekatan preventif dan koordinatif dinilai penting untuk meminimalisir gesekan sosial maupun hambatan teknis yang berpotensi mengganggu target produksi.

Kapolda Sumsel menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung program strategis nasional di sektor energi.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui langkah pengamanan yang profesional dan terukur, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Bagi SKK Migas dan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), stabilitas keamanan menjadi fondasi utama keberlanjutan investasi dan keberhasilan program pengeboran maupun optimalisasi lapangan.

Pertemuan ini menegaskan bahwa keberhasilan menjaga pasokan energi nasional membutuhkan kolaborasi erat antara regulator, operator, dan aparat penegak hukum.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts