Kader HMI harus Berkontribusi Nyata di Masyarakat

Minggu, 22 Mei 2016
Utusan BPJS Pusat Dr. Oni Jauhari, MM dan Ketum KAHMI Palembang Solehun, M.Pd., Menghadiri Pembukaan Latihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional di HMI Cabang Palembang, Minggu (22/5)

Palembang, sumselupdate.com – Latar belakang sejarah kelahiran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang hadir karena untuk menyahuti tanggung jawab keumatan dan kebangsaan sudah semestinya menjadi semangat perkaderan dan pengabdian anggotanya. Untuk itu, para kader HMI harus terus berbuat yang terbaik bagi umat dan bangsa Indonesia. Dengan berbekal keragaman potensi akademik dan semangat religiusnya, kader HMI pun harus terus memberikan kontribusi yang nyata di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Daerah Korp Alumni HMI (KAHMI) Kota Palembang, Solehun, M.Pd, saat membuka Latihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional yang diselenggarakan HMI Cabang Palembang di Gedung YPU Palembang, Minggu (22/5).

Read More

“Dengan terus berkontribusi yang nyata dan positif di tengah masyarakat maka dengan sendirinya publik akan mengakui dan mengapresiasi HMI. Dengan itu pula keberadaan HMI akan memiliki makna di tengah derap pembangunan dan kemajuan bangsa,” jelas Solehun.

Ditambahkan Solehun, agar apa yang dilakukan kader HMI bernilai maka mereka harus membekali diri dengan berbagai kompetensi sekaligus memahami sejumlah persoalan yang kontekstual di masyarakat, salah satunya melalui training formal seperti Intermediate Training ini.

“Saya apresiasi atas terselenggaranya training ini. HMI itu eksis karena perkaderannya. Karena itu, jangan sekali-kali adik-adik pengurus HMI mengabaikan persoalan perkaderan,” pesannya.

Peserta dan Undangan Pembukaan Latihan Kader II
Peserta dan Undangan Pembukaan Latihan Kader II

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Palembang, Ramdoni Saputra dalam sambutannya mengatakan, Latihan Kader II ini dimaksudkan untuk membekali peserta agar mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Islam dalam menjawab problematika umat dan bangsa.

“Islam itu rahmatan lil’alamiin, menghadirkan solusi atas berbagai persoalan hidup. Saya berharap peserta training ini nantinya mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Islam agar pandangan salah bahwa Islam identik dengan teroris, korupsi dan kemiskinan mampu kita kikis”, ujar mahasasiswa FISIP unsri ini.

Sebelumnya, Ketua Panitia Latihan Kader II Bujang Efendi melaporkan bahwa peserta Intermediate Training yang akan berlangsung dari tanggal 22 hingga 27 Mei 2016 ini berjumlah 54 orang, berasal dari HMI Cabang di wilayah Jawa dan Sumatera.

Selain peserta, dalam pembukaan Latihan Kader II ini turut hadir Pengurus Besar HMI Budina Sofyan, Kepala Kelompok Manajemen Revolusi Mental BPJS Pusat Dr. Oni Jauhari MM, Kepala BPJS Cabang Utama Palembang Dr. Sudarto, Pimpinan Organisasi Kelompok Cipayung, dan para anggota dan alumni HMI di wilayah Palembang. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts