Jerman dan Portugal Petik Kemenangan

Foto: REUTERS/Michaela Rehle

Munich, Sumselupdate.com  –Tim Jerman dan Portugal memetik kemenangan dalam laga persahabatan.   Kemenangan telak dibukukan Jerman saat menghadapi Italia dengan skor 4-1. sukses membukukan kemenangan 2-1 atas Belgia di kandang sendiri. Sementara itu, Italia berbekal hasil imbang 1-1 melawan Spanyol.

Seperti dilansir detikcom Jerman mencari penebusan setelah kalah 2-3 dari Inggris dalam laga ujicoba sebelumnya, Minggu (27/3) dinihari WIB.

Bacaan Lainnya

Dalam pertandingan di Allianz Arena, Rabu (30/3/2016) dinihari WIB, Jerman tampil mengendalikan permainan dan lebih efektif. Dengan penguasaan bola 57%, Jerman mencatatkan sembilan tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan dari 12 kali percobaan Italia, cuma tiga yang berstatus on target.

Jerman membuka keunggulan saat laga berjalan 24 menit lewat sepakan Toni Kroos. Gol ini berawal dari crossing Thomas Mueller dari sisi kanan. Bola yang coba dihalau oleh Leonardo Bonucci justru mengarah ke Kroos.

Gelandang Real Madrid itu langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kiri gawang dan tidak bisa dijangkau oleh Gianluigi Buffon.

Setelah unggul, Jerman makin semangat menyerang. Beberapa peluang kembali didapat tuan rumah. Seperti sepakan Mueller yang masih ditepis oleh Buffon serta upaya Julian Draxler yang menghasilkan sepak pojok setelah tendangannya dihalau Buffon.

Sementara itu, Italia terus berupaya mencetak gol balasan. Namun mereka kesulitan menciptakan peluang.

Tepat sebelum turun minum, Jerman mampu menggandakan keunggulan. Mueller kembali menjadi arsitek dengan melepaskan umpan dari sisi kanan. Kali ini bola darinya diteruskan Mario Goetze dengan sundulan untuk menjebol gawang Buffon.

Memasuki babak kedua, Italia dapat peluang bagus untuk menyamakan kedudukan. Sapuan yang buruk dari barisan belakang Jerman memberi kesempatan kepada Italia untuk menekan. Bola langsung diarahkan kepada Riccardo Montolivo yang ada di kotak penalti, tapi sepakannya melebar dari sasaran.

Jerman menambah keunggulannya di menit ke-59. Draxler melakuan penetrasi dari sisi kiri hingga menembus jantung pertahanan Italia. Meski punya kans untuk menuntaskannya sendiri, Draxler mengoper bola yang langsung disambar oleh Jonas Hector untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Italia makin terpuruk usai dihukum penalti di menit ke-75. Wasit menunjuk titik putih setelah Buffon menjatuhkan Sebastian Rudy di kotak terlarang. Mesut Oezil yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Jerman melebarkan keunggulannya.

Italia baru bisa memecah kebuntuannya di menit ke-83. Tembakan Stephan El Shaarawy dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok kanan atas gawang Jerman tanpa bisa diantisipasi oleh Marc Andre ter Stegen.

Sampai wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol lagi yang tercipta

Di laga lain, Portugal sukses membukukan kemenangan 2-1 atas Belgia di kandang sendiri. Cristiano Ronaldo dan Nani jadi bintang kemenangan Seleccao das Quinas.

Laga ini sedianya dihelat di Brussels, Belgia. Namun, akibat dari serangan bom di beberapa lokasi di Brussels pekan lalu, laga ini akhirnya dipindah ke Leiria, Portugal.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Dr. Magalhaes Pessoa, Rabu (30/3) dinihari WIB, Portugal memang kalah dominan dibandingkan Belgia. Dalam catatan Eurosport, Portugal hanya memenangi penguasaan bola sebesar 43%.

Namun, berbeda dari laga melawan Bulgaria beberapa hari lalu, di mana Portugal tampil dominan sekaligus trengginas namun akhirnya kalah 0-1, kali ini Portugal tampil lebih efisien.

Pada laga melawan Bulgaria tersebut, Portugal punya 30 attempts dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Namun, penyelesaian akhir yang buruk plus tampil gemilangnya kiper Bulgaria, Vladislav Stojanov, membuat mereka urung meraih kemenangan.

Kini, Portugal sudah memperbaiki penyelesaian akhir mereka. Terbukti, dari 15 attempts (7 on target), mereka bisa membuat dua buah gol. Sementara, Belgia membuat 13 attempts (3 on target).

Pertandingannya sendiri berjalan menarik sedari awal karena baik Portugal maupun Belgia sama-sama tampil ofensif. Kendati begitu, Portugal terlihat lebih garang sejak babak pertama. Mereka tidak ragu-ragu melepaskan sepakan tiap kali ada kesempatan.

Misalnya pada menit kesembilan, ketika Andre Gomes membuat Courtois harus membuat penyelamatan. Menerima umpan terobosan dari Cristiano Ronaldo, yang berada di sebelah kiri lapangan, Gomes melepaskan sepakan keras dan memaksa Courtois untuk menepisnya.

Dua menit setelah peluang itu, Portugal mendapatkan peluang lewat Nani. Gelandang Fenerbahce itu menyambut umpan silang dari Cedric Soares, namun usahanya masih bisa digagalkan oleh Courtois yang memblok bola ke atas mistar gawang.

Ronaldo juga sempat mendapatkan kans pada menit ke-14, namun sundulannya masih menerpa mistar gawang setelah sempat ditepis Courtois lebih dulu.

Baru pada menit ke-20 Portugal bisa mencetak gol. Sebuah umpan terobosan yang dilepaskan Andre Gomes dari kiri, diterima oleh Nani. Setelah masuk ke dalam kotak penalti, Nani pun melepaskan sepakan kaki kanan dan sukses menaklukkan Courtois.

Keunggulan Portugal digandakan oleh Ronaldo pada menit ke-40. Lagi-lagi gol bermula dari serangan di sisi kiri lapangan. Kali ini, umpan silang dari Joao Mario disambut dengan sundulan oleh Ronaldo. Babak pertama pun berakhir dengan kedudukan 2-0 bagi keunggulan Portugal.

Di babak kedua, Belgia mempertipis skor menjadi 1-2 lewat gol Romelu Lukaku pada menit ke-62. Adik Lukaku, Jordan Lukaku, menjadi penyumbang assist-nya.

Umpan silang Jordan dari sisi kiri lapangan langsung disambar dengan sundulan oleh sang kakak. Kiper Portugal, Rui Patricio, tidak bisa berbuat banyak untuk menghalaunya.

Skor 2-1 bertahan sampai wasit meniup tanda berakhirnya pertandingan. (hyd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.