Jelang Demo Penolakan UU Cipta Kerja, Dua Ribu Personel Gabungan TNI dan Polri Disiagakan

Senin, 12 Oktober 2020
Ruas jalan yang ditutup dengan kawat berduri jelas demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Sumsel, Senin (12/10/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Guna mengantispasi kericuhan terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Polrestabes Palembang mensiagakan sebanyak 2.017 personel gabungan dari Polri dan TNI, Senin (12/10/2020).

Kabag Ops Polrestabes Palembang AKBP Eddy HK mengatakan, personel kepolisian itu didatangkan dari Polres Ogan Ilir, Polres OKI, Polres Banyuasin, dan Polres Prabumulih.

Read More

Menurut AKBP Eddy HK, selain dari TNI, personel gabungan didatangkan juga dari Dishub dan petugas Pol PP.

Ia mengimbau rekan-rekan aksi untuk mengelar demonstrasi secara damai sehingga Palembang kondusif dan aman.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol M Yakin mengatakan, guna mengantisipasi kemacetan terkait demonstrasi mahasiswa dan buruh menolak UU Cipta Kerja, sebagian ruas jalan ditutup dan direkayasa.

“Penutupan dan rekayasa jalan terjadi di Simpang Samsat Charitas, simpang Demang Lebar Daun, dan simpang PIM. Penutupan biar warga tidak terganggu atas demo ini,” katanya.

Ia meminta maaf kepada masyarakat terkait penutupan jalan tersebut dan mengimbau pengemudi kendaraan mengambil jalan alternatif. (ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts