Jatanras Polda Sumsel Mulai Selidiki Kasus Pengrusakan dan Penjarahan di Gedung Pasar 16 Ilir Palembang!

Writer: - Selasa, 10 September 2024
Kanit Kompol Willy Saat melihat kondisi salah satu lapak di Gedung Pasar 16 Ilir yang sudah di garis polisi, Selasa (10/9/2024).

Palembang, Sumselupdate.com  – Tim Opsnal Unit 1 Subdit Jatanras  Polda Sumsel kini mulai melakukan proses penyelidikan terkait kasus pengerusakan dan penjarahan yang dialami pedagang di Gedung Pasar 16 Ilir Palembang, Selasa (10/8/2024).

Dipimpin langsung Kanit 1, Kompol Willy Oscar, SE petugas melakukan Olah TKP sekaligus memasang police line (garis polisi) di kios yang dirusak dan dijarah.

Petugas menyisir lantai basement hingga ke lantai tiga yang mengalami kerusakan terparah dalam aksi pengerusakan yang terjadi pada Minggu (8/9) dinihari lalu.

“Benar perintahnya seperti itu,” ucap Kasubdit Jatanras Polda Sumsel AKBP Tri Wahyudi, SH, MH dikonfirmasi Sumselupdate.com.

Selama petuga melakukan Olah TKP, petugas didampingi para korban tak lain merupakan pedagang di Gedung Pasar 16 Ilir Palembang.

“Alhamdulillah, laporan kami ditindaklanjuti dan berharap agar dipercepat hingga dapat sesegera mungkin menangkap pelakunya,” sebut M Edy Siswanto, SH, MH dan Prengki Adiatmo, SH selaku tim kuasa hukum Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Gedung Pasar 16 Ilir.

Meski begitu Edy menyesalkan pernyataan yang dilontarkan Penjabat (Pj) Walikota Palembang, Dr A Damenta, yang menyebut bakal terus melanjutkan tahapan pembangunan Gedung Pasar 16 Ilir, meski saat ini tengah terjadi aksi pengerusakan disertai penjarahan terhadap kios pedagang.

“Pernyataan yang disampaikan Pj.Walikota itu melukai hati para pedagang, karena sampai hari ketiga pasca- insiden itu terjadi, belum ada perwakilan Pemkot Palembang apalagi Pj Walikota yang turun untuk melihat kondisi pedagang saat ini,” keluhnya.

Hal senada diutarakan Nurhayati (54) salah satu pedagang yang juga menjadi korban. Dia mengaku kini sangat gelisah lantaran telah tiga hari tak dapat berdagang.

“Makmano (bagaimana) kami ini Pak! Cobalah jingoki (lihat) kami ini Pak, kunjungi Pasar 16 ini Pak yang sudah dirusak dan dijarah kami tak bisa berdagang lagi,” keluh Nurhayati pedagang pakaian jadi di lantai 2 Gedung Pasar 16 Ilir. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts