Jambret Tas, Untung Diganjar 1,6 Tahun Penjara

VONIS---Terdakwa Untung menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Khusus Kota Palembang, Senin (26/10/2020).

Palembang, Sumselupdate.com-Untung, terdakwa kasus pencurian dengan penjambretan sebuah tas di Jalan Bukit Kenten, Kecamatan Ilir Timur (IT) III, Palembang, harus mendekam di penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Toch Simanjuntak di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Khusus Kota Palembang, dengan agenda sidang pembacaan putusan secara virtual, Senin (26/10/2020).

“Dengan ini menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pencurian sesuai dengan Pasal 363 ayat 2 KUHP,” ucap Toch Simanjuntak saat membacakan amar putusan.

Menurut majelis hakim, hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indah dengan hukuman 2 tahun penjara.

Diringankannya hukuman tersebut dinilai majelis hakim lantaran terdakwa mengakui kesalahannya serta berjanji tidak akan mengulanginya. Sementara untuk hal-hal yang memberatkan terdakwa ialah perbuatan terdakwa sangat meresahkan warga sekitar.

Setelah majelis hakim membacakan putusan, terdakwa Untung bersama kuasa hukumnya Triyasa menyatakan menerima putusan tersebut.

” Iya Pak saya terima,” singkat Untung.

Dengan demikian sidang pun dinyatakan selesai dan ditutup.

Dalam dakwaan dijelaskan bahwa terdakwa Untung bersama dua temannya yang masih Dalam Pencarian Orang (DPO) ditangkap di Kecamatan Ilir Timur III oleh pihak Polsek setempat.

Dirinya ditangkap usai melakukan penjambretan dengan modus mengelilingi sekitar Jalan Bukit Kenten, Kelurahan 8 Ilir, untuk mencari korban pada bulan Juli lalu. Setelah melihat ada korban untuk menjambret, ia bersama ketiga temannya mendekati korban sambil membawa senjata tajam jenis parang.

Lalu menakuti korban dengan parang agar memberikan tas milik korban. Setelah korban takut akhirnya tas pun diberikan korban. Sehingga korban mengalami kerugian sebuah handphone seharga Rp3 juta.

Usai kehilangan sebuah tas, korbanmelaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat dan tidak sampai 1×24 jam terdakwa berhasil ditangkap. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.