Jalan Lubuk Buntak-Meringang Pagaralam Terputus, Jaringan Listrik Mati di 6 Dusun

Writer: - Selasa, 15 Juli 2025
Petugas Polres Pagaralam dan instansi terkait melakukan peninjauan amblasnya ruas jalan di Desa Tebing Tinggi Ulu, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Selasa (15/7/2025) pagi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Akses ruas jalan di Desa Tebing Tinggi Ulu, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam yang terputus pada Selasa (15/7/2025) dinihari, menimbulkan kerugian besar.

Tidak hanya memutus akses jalan alternatif yang menghubungkan Desa Lubuk Buntak dan Desa Meringang, bencana ini juga memicu padamnya aliran listrik dan gangguan irigasi di enam dusun sekitar.

Read More

Walikota Pagaralam Ludi Oliansah menyampaikan keprihatinannya dan menegaskan pemerintah kota bergerak cepat untuk menanggulangi dampak bencana ini.

“Kami telah menurunkan tim gabungan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan. Enam dusun yang terdampak pemadaman listrik, irigasi terganggu, dan akses jalan lumpuh total. Ini prioritas penanganan kami,” tegas Ludi.

Adapun dusun yang terdampak Dusun Maharani, Dusun Banyak, Dusun Talang Sri Tanjung, Dusun Meringang, Dusun Talang Bedeng, dan Dusun Talang Kubangan.

Baca Juga: Amblas, Akses Jalan 2 Kelurahan di Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam Lumpuh!

Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIk menyatakan pihaknya telah merespons cepat laporan dari masyarakat sejak pagi hari.

Ruas jalan yang menghubungkan Dusun Tebing Tinggi, Kelurahan Lubuk Buntak dengan Dusun Meringang, Kelurahan Perahu Dipo, mendadak amblas dan longsor, Selasa (15/7/2025) pagi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

“Begitu menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB, kami langsung kerahkan personel ke lokasi. Selain olah TKP, kami lakukan pengaturan lalu lintas serta imbauan kepada warga agar tidak melintas karena sangat berbahaya,” ujar Kapolres Januar.

Baca Juga: Jalan Lubuk Buntak–Meringang Pagaralam Amblas, Polisi Imbau Warga Waspada

Menurut Kapolsek Dempo Selatan Iptu Ramdani, SH, amblasnya jalan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dan dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan irigasi yang mengikis bahu jalan hingga amblas sepanjang dua kapling kebun kopi.

“Penyebab utama longsor adalah erosi dari saluran irigasi yang meluap, memakan badan jalan dan membuatnya (jalan –red) tidak bisa dilalui. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa,” jelas Ramdani.

Polsek Dempo Selatan bersama BPBD, PLN, dan pihak kecamatan terus melakukan monitoring dan tindakan lanjutan. Termasuk pengamanan lokasi, patroli berkala, serta pembersihan material longsor yang menutup jalan.

Walikota Ludi mengimbau masyarakat agar tetap waspada. “Kami minta warga tidak melintasi jalur longsor dan terus waspada terhadap cuaca ekstrem. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” pungkasnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih mengevakuasi material longsor dan memperbaiki jaringan listrik serta saluran irigasi agar aktivitas warga bisa segera pulih.

Pemerintah Kota Pagaralam juga tengah menyiapkan solusi darurat untuk mobilitas warga di dusun-dusun terdampak.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts