Jalan Alternatif Kearah Jakabaring Terus Ditata

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel, Syamsul Bahri

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus melakukan penataan jalan alternatif menuju Jakabaring Sport City (JSC). Hal tersebut terlihat dari beberapa rencana koridor jalan menuju Jakabaring.

Dari koridor jalan tersebut ada 2 koridor yang menelan dana terbesar yakni koridor 2 dan 3. Demikian diakui oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Sumsel, Syamsul Bahri, Rabu (13/7).

Bacaan Lainnya

Besarnya dana koridor ini, sambung Syamsul dikarenakan adanya pembangunan Jembatan Musi IV di koridor 2 dan pembangunan Musi VI di koridor 3. Namun, pembangunan jembatan tersebut tak hanya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumsel melainkan juga menggunakan APBN.

Dirinya juga menerangkan, untuk koridor 2 sendiri jalan yang akan digunakan yakni Jalan HM Noerdin Pandji-Jalan Pangeran Ayin-Jalan MP. Mangkunegara-Jalan M Isa, Jalan Perintis Kemerdekaan-Jembatan Musi IV-Jalan Penghubung Musi IV-Jakabaring.

Sedangkan untuk Koridor 3, jalan yang akan digunakan seperti Jalan Letjen Harun Sohar-Jalan Kol H Burlian-Jalan Sudirman-Jalan Demang Lebar Daun-Jalan Sultan M Mansyur-Jembatan Musi VI-Jalan Penghubung Musi VI-Jakabaring.

“Untuk Koridor 1 sendiri yang digunakan saat ini dari bandara-Ampera-Jakabaring, dan untuk koridor 4 itu dari bandara-Soekarno Hatta-Musi II-jakabaring,” terangnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk progress jembatan Musi VI saat ini masih sekitar 20 persen atau dalam tahap pemancangan, sedangkan untuk pembebasan lahan sendiri sudah sekitar 91 persen. Untuk tahap pemancangan ini dilakukan terlebih dahulu di daerah Seberang Ulu mengingat lahan disana sudah dibebaskan keseluruhan.

“Untuk Musi IV sendiri pengerjaannya dilakukan oleh Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional (BBPJN) III,” terangnya.

Menurutnya, kedua jembatan ini akan serentak selesai pengerjaannya sehingga koridor 2 dan 3 dapat digunakan secara bersamaan.

“Ya, untuk tahun ini sekitar 75 persen lah pengerjaannya, jadi sekitar pertengahan 2017 sudah selesai pengerjaannya,” pungkasnya. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.