Diduga Masih Berada di Sumsel, Peneror Bom RS Myria Palembang Bakal Ditangkap

ilustrasi telpon telpon

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca kejadian RS Myria mendapat teror bom dari penelpon gelap, polisi mengklaim sudah mengetahui keberadaan pelaku dan hanya menunggu waktu yang tak lama untuk menangkapnya.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol DTM Silitonga, Rabu (13/7), menjelaskan pihaknya terus memburu pelaku yang diperkirakan masih berada di wilayah Sumsel. Penyelidikan juga dilakukan melalui koordinasi dengan PT Telkom untuk melacak nomor telepon pelaku teror.

Bacaan Lainnya

“Untuk nomor Ponsel masih pendalaman. Pelakunya masih di daerah Sumsel, nunggu waktu saja (ditangkap-red),” kata Silitonga.

Masih dikatakan dirinya juga, selain memburu pelaku, penyidik juga menyelidiki motif teror tersebut. Sebab, teror serupa pernah ditujukan kepada RS itu pada 2012 lalu.

Diberitakan sebelumnya, RS Myria Palembang mendapat teror bom dari penelpon gelap, Senin (11/7) lalu, sekitar pukul 10.30. Teror ini diterima petugas operator bernama M Catur Yuliantoro (19) yang menerima dua kali telepon dari seseorang.

Kemudian, suara dalam komunikasi telepon pertama tidak jelas dan setelah telepon kedua baru terdengar kalimat ‘rumah sakit kamu akan saya bom’ dari penelpon. Mendengar perkataan tersebut, Catur menghubungi security dan dilanjutkan melapor ke kantor polisi.

Usai teror itu, jajaran polisi militer, tim Gegana Anti Teror, dan Brimob Polda Sumsel langsung menyisir RS Myria, dari lantai satu hingga lantai empat. Sekitar 2,5 jam melakukan penyisiran, petugas tidak menemukan benda mencurigakan. (man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.