Gaza, Sumselupdate.com – Israel menyerahkan 15 jenazah warga Palestina ke Jalur Gaza melalui Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) pada Sabtu (8/11). Penyerahan ini dilakukan dalam kerangka perjanjian gencatan senjata yang masih berlangsung, sehari setelah kelompok militan Palestina mengembalikan jenazah warga Israel.
Penyerahan tersebut dilakukan setelah Israel mengonfirmasi bahwa jenazah yang diserahkan Hamas pada malam sebelumnya merupakan jenazah seorang prajurit cadangan yang tewas dalam serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023.
Prajurit tersebut diidentifikasi sebagai Lior Rudaeff, pria berusia 61 tahun, yang jenazahnya sebelumnya ditahan oleh kelompok Jihad Islam Palestina (Palestinian Islamic Jihad), sebagaimana disampaikan Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF).
Dengan pertukaran terbaru ini, total jenazah warga Palestina yang telah dikembalikan mencapai 300 jenazah. Sementara itu, jumlah jenazah sandera yang telah dikembalikan ke Israel hingga saat ini mencapai 23 jenazah.
Masih terdapat empat warga Israel dan satu warga Thailand yang jenazahnya belum dikembalikan dari total 28 jenazah sandera yang harus diserahkan oleh Hamas sesuai perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober lalu.
Selain korban tewas, Hamas juga telah membebaskan 20 warga Israel yang masih hidup. Sebagai imbalannya, Israel membebaskan 250 narapidana Palestina yang telah lama dipenjara serta 1.718 tahanan dari Gaza sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata.
(**)











