Penanganan Bencana, Nepal Akui Tebantu Dengan Data yang Dibagikan Tiongkok

Writer: - Sabtu, 5 September 2026
Bantuan kemanusiaan dari Tiongkok terlihat di Bandar Udara Internasional Tribhuvan di Kathmandu, Nepal, pada 3 September 2026. (Xinhua/Zou Xuemian)

Nepal, Sumselupdate.com – Data satelit dan pemantauan lainnya yang dibagikan oleh Tiongkok setelah bencana tanah longsor dahsyat mendukung respons bencana yang sedang dilaksanakan di Nepal dan membantu pihak berwenang memantau risiko lebih lanjut yang dapat menyebabkan kerusakan tambahan, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Nepal Shisir Khanal.

“Tiongkok hampir selalu memberikan informasi secara waktu nyata kepada Nepal agar kami tetap waspada terhadap potensi bencana di masa mendatang,” ujar Khanal kepada Xinhua dalam sebuah wawancara eksklusif pada Rabu (2/9).

Read More

Tiongkok menyatakan dukungan untuk Nepal di berbagai tingkatan segera setelah bencana itu, kata Khanal, seraya menambahkan bahwa ketika kebutuhan muncul, Nepal meminta pasokan bantuan kemanusiaan dan bantuan teknis dari Tiongkok, dan pihak Tiongkok merespons secara positif.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang sangat proaktif yang telah diberikan pemerintah Tiongkok kepada kami saat ini,” katanya.

Pemerintah Tiongkok memberikan bantuan tunai darurat dan bantuan kemanusiaan kepada Nepal, mengirimkan tiga batch pasokan bantuan ke Kathmandu, serta mengerahkan pakar penyelamatan terowongan dan identifikasi DNA untuk mendukung upaya bantuan di Nepal.

“Jadi, pemerintah Tiongkok telah memberi kami semua dukungan,” ujar Khanal.

Baca juga: Longsor Dahsyat di Perbatasan China-Nepal Tewaskan 5 Orang, 558 Hilang, Dipicu Runtuhnya Gletser

Khanal mengatakan operasi penyelamatan tetap sangat sulit karena jalan dan jembatan menuju wilayah yang terdampak rusak parah, sehingga beberapa daerah sama sekali tidak dapat diakses melalui jalur darat.

“Orang-orang kami yang aktif dalam operasi penyelamatan menghadapi kesulitan, tetapi masih terus berupaya menyelamatkan orang-orang,” tuturnya.

Ratusan warga Nepal yang pada saat bencana terjadi sedang berada di perbatasan sisi Tiongkok untuk aktivitas perdagangan atau pariwisata telah diidentifikasi dan diakomodasi dengan baik oleh otoritas Tiongkok, kata Khanal, seraya menambahkan bahwa Nepal siap membantu warga negara Tiongkok yang terdampak di sisi Nepal.

“Kami selalu mengatakan bahwa kedua negara kami terhubung oleh pegunungan dan sungai,” ujar Khanal, seraya menambahkan bahwa bencana yang menimpa kedua sisi perbatasan menunjukkan betapa eratnya kedua negara ini terhubung.

“Bencana ini menunjukkan kepada kita bahwa takdir kita saling terkait,” kata Khanal.

Baca juga: Runtuhnya Gletser Awal Petaka Tanah Longsor Dahsyat di Perbatasan Tiongkok-Nepal

Khanal menyerukan kerja sama Nepal-Tiongkok yang lebih kuat dalam mempelajari, melestarikan, dan memulihkan ekosistem Himalaya serta dalam mempersiapkan diri menghadapi risiko serupa di masa depan.

Dia menyatakan harapan bahwa Nepal dan Tiongkok akan bersama-sama menyerukan kepada negara-negara di seluruh dunia untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh kenaikan suhu dan perubahan iklim, serta dampaknya terhadap ekosistem di kedua negara.

“Ekosistem Himalaya adalah masa depan kita bersama,” ujarnya, seraya menyerukan kepada kedua negara untuk memperkuat kerja sama regional dan global guna membantu melestarikan warisan peradaban. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts