Palembang, Sumselupdate.com — Sebuah mobil Toyota Avanza BG 1808 WA mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 02.20 WIB.
Mobil berwarna hitam tersebut mengalami kerusakan cukup parah setelah masuk ke dalam saluran air di sekitar lokasi kejadian.
Bagian depan kendaraan tampak ringsek, kaca depan pecah, sementara sejumlah bagian bodi mengalami penyok. Mobil masih berada di lokasi hingga Selasa pagi sebelum akhirnya menunggu proses evakuasi.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintasi lokasi. Kondisi jalan yang gelap ditambah kabut asap yang cukup tebal diduga membuat jarak pandang pengemudi terbatas.
Pengemudi mobil diketahui berinisial ND, seorang dokter muda. Setelah kecelakaan, ND sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.
ND kemudian diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.
Kepala Pos Polisi Jakabaring, Aiptu Saiful Aman, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
Menurut Saiful, kendaraan melaju dari arah Ampera menuju OPI sebelum mengalami kecelakaan di lokasi kejadian.
“Mobil ini datang dari Ampera ke arah OPI, diduga hilang kendali karena pengemudi tidak berbelok ke kanan saat melintas di lokasi. Pandangan juga terbatas karena kabut asap dan masih dalam kondisi gelap, sehingga mobil melaju lurus hingga masuk ke dalam saluran air,” jelas Saiful saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa pagi.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil mengalami kerusakan cukup berat. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga Selasa pagi, kendaraan masih berada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi. Petugas masih menunggu kendaraan derek untuk mengangkat mobil dari dalam saluran air.
“Kendaraan masih di TKP, menunggu mobil derek untuk mengevakuasi mobil tersebut diangkat ke atas,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi pada dini hari ketika kondisi jalan masih gelap dan jarak pandang disebut terganggu kabut asap. Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan ketika jarak pandang terbatas.
(**)











