Intensitas Curah Hujan di Sumsel Mulai Menurun

Jumat, 4 Januari 2019
BMKG

Palembang, Sumselupdate.com – Awal tahun 2019 ini, BMKG memprediksi intensitas curah hujan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tidak setinggi pada bulan Desember 2018 kemarin. Meski curah hujan menurun, BMKG tetap mengingatkan kepada masyarakat di Sumsel agar tetap waspada terus.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumsel, Ansori mengatakan, untuk kondisi alam memang tak bisa dipastikan. Pasalnya, kondisi alam dapat berubah sewaktu-waktu, untuk itu pihaknya akan tetap waspada terhadap kondisi alam di Sumsel.

Read More

“Kalau dari informasi BMKG beberapa waktu lalu memang, tingginya curah hujan itu di bulan Desember, sedangkan bulan Januari ini kemungkinan cenderung turun. Tapi, kondisi alam ini kan kita tak bisa prediksi, peristiwa seperti tanah longsor bisa saja terjadi kapan saja apalagi didukung curah hujan tinggi,” ucapnya saat dihibungi melalui ponsel, Jumat (4/1/2019).

Menurutnya, peringatan waspada juga ditujukan kepada seluruh daerah di Sumsel. Apalagi bagi masyarakat yang bermukim di dataran tinggi yang di  daerah di Sumsel bagian barat menjadi perhatian khusus pihaknya.

“Di Sumsel ada 4 daerah berpotensi tinggi akan terkena dampak tanah longsor dan banjir bandang yakni Empat Lawang, OKUS,  Lahat, dan Muara Enim,” jelasnya.

Selain daerah dataran tinggi, lanjut dia, BPBD juga mewanti-wanti daerah dataran rendah yang rentan bencana banjir dan angin puting beliung. Daerah seperti Palembang, OI, dan Muba itu rentan terkena banjir pasang surut. Tetapi juga tak menutup kemungkinan angin puting beliung.

Ia menambahkan, karena saat masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan potensi angin puting beliung akan lebih tinggi. Tak hanya daerah terbuka, daerah padat seperti Kota Palembang pun kemungkinan juga akan terkena dampaknya, seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Untuk mengantisipasi itu, pihaknya akan bergerak cepat apabila terjadi bencana di wilayah tersebut. Apalagi BPBD Sumsel juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi daerah setempat agar menyiagakan alat berat di titik-titik rawan.

“Bahkan, Gubernur juga telah mengeluarkan surat edaran ke Bupati, agar daerah yang rawan potensi bencana seperti longsor untuk siaga baik tim dan alat-alat,” tutupnya. (pra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts