IKASI Optimis Lumbung Medali Sumsel di PON XIX

Rabu, 13 Januari 2016
Jpeg

Palembang, Sumselupdate.com — Munculnya wacana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan yang hanya akan memberangkatkan atlet berpotensi merebut medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat (Jabar) mendatang, menimbulkan keberatan bagi beberapa pengurus cabang olahraga, di antara cabor Anggar.

Ketua umum Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Sumsel, Nasrun Umar berharap KONI Sumsel dapat memberikan izin untuk menurunkan kekuatan penuh di PON XIX 2016. Lantaran, dirinya optimis bakal menjadi lumbung medali bagi Bumi Sriwijaya.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah mendapatkan tiket, kenapa akan dibuang dengan percuma. Semuanya, harus dikirim, karena mendapatkan tiket PON bukanlah perkara yang mudah. Mereka harus berjuang terlebih dahulu di kejurnas prakualifikasi,” ucap Nasrun panggilan, saat ditemui di Kantor Dishub Kominfo Sumsel, Rabu (13/1).

Dikatakannya, jika memang pemangkasan atlet benar-benar dilakukan oleh KONI Sumsel, pihak pengrov IKASI ingin mendapatkan alasan yang cukup jelas, agar kebijakan tersebut dapat diterima dengan lapang dada. Mengingat, cabang olahraga anggar menjadi menjadi cabor unggulan di Sumsel.

“Saya sekarang bicara peluang emas, bukan berbicara peluang medali lainnya. Oleh karena itulah, saya berani berbicara kalau harus dikirim semua atlet. Namun, kalau alasan mereka bisa dipahami, kita akan menurut saja,” kata Kadishubkominffo ini.

Untuk diketahui, pada Kejurnas Prakualifikasia yang dihelat di Kota Bandung, cabor Anggar meraih 32 tiket even olahraga se provinsi di tanah air tersebut. Kemudian, akan dikerucutkan menjadi 21 orang oleh PB IKASI.

Selama ini, anggar telah menyumbangkan emas sejak PON XV di Palembang tahun 2004, kemudian dua emas pada PON XVI di Kaltim tahun 2008 dan 4 emas, 5 perunggu dan 5 perunggu pada PON di Pekan Baru, Riau tahun 2012. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.