Hore! Dana Tunjangan Sertifikasi Guru Cair

Jumat, 29 April 2016
Foto Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com –Tunjangan guru sertifikasi triwulan pertama (Januari- Maret) tahun ini sudah mulai dicairkan ke rekening masing-masing guru melalui dua bank, yakni Bank Sumsel Babel dan Bank BRI.

“Kalau untuk Bank Sumsel Babel sudah kita pertanyakan dan boleh dicek oleh guru hari ini sudah cair ke rekening masing-masing. Untuk Bank BRI kalau belum cair silakan adukan k ekami,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) OKU Drs Mahyudin Helmi melalui Kabid Dikdasmen Paranto, Jumat (29/4).

Read More

Mengenai adanya informasi jika pihak Disdik memperlambat pencairan hak bagi guru sertifikasi, Paranto sangat menyayangkan isu tersebut.

Menurut dia, selama ini tidak ada yang memperlambat pencairan itu apalagi pencairan bukan melalui rekening Disdik, melainkan melalui bank yang sudah ditunjuk tersebut.

“Itu biasa namanya orang banyak, tapi kalau ada mengatakan kami memperlambat sama sekali tak ada niatan untuk itu. Karena itu sudah diserahkan ke pihak bank, jadi ke depan kita harus tinjau pencairan melalui dua bank ini,” kata Paranto.

Paranto mengatakan, tahun ini guru yang diusulkan untuk menerima tunjangan sertifikasi ke Kementrian Pendidikan sebanyak 1.900 guru.

Namun dari jumlah tersebut hanya sekitar 1.300 guru yang telah diterbitkan SK-nya oleh Kemendiknas.

Sedangkan 600 guru lainnya belum ada SK dari Kemendiknas sebagai guru penerima tunjangan sertifikasi.

“Penyebabnya banyak, misalkan berkas yang dikirim tidak lengkap dan syarat yang ditentukan kurang misalkan jam ngajar kurang dari 24 jam dan lainnya dan itu Kemediknas langsung yang mengeluarkan,” terangnya.

Disinggung isu yang menyebutkan para guru yang mengejar sertifikasi tahun ini diminta uang sebesar Rp15 juta untuk ikut program sertifikasi guru pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG), diakuinya, hal tersebut sesuai petunjuk pusat.

“Tanggal 11 April kemarin ada petunjuk Kemendikbud, Kemenristek Dikti, dan LPTK bahwa ada biaya mandiri sebesar Rp15 juta untuk guru yang hendak PLPG (kuliah) dan benar itu kami informasikan melalui surat ke setiap sekolah atapun pengumuman. Nah namun setelah itu ada menyusul surat bahwa dana itu ditiadakan alias gratis sebagai mana mestinya,” tegas Paranto.

Paranto menambahkan, proses verifikasi dan validasi data guru yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam pelaksanaan proses sertifikasi masih berlangsung. “Sesuai petunjuk pusat verifikasi dan validasi data sampai dengan 15 Mei mendatang” pungkasnya. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts