Baturaja, Sumselupdate.com – Pertemuan provinsi baru Ogan Komering Enim, kembali mengemuka. Wacana ini kembali mencuat setelah tokoh lintas kabupaten terdiri dari tokoh pemuda, akademisi, dan lainnya dari Kabupaten OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Muaraenim, dan OKI berkumpul di Hotel BIL Baturaja, Jumat (29/4).
Dalam pertemuan itu, salah satu tokoh, Hendra Alfani mengemukakan pembangunan dan perhatian Pemerintah Provinsi Sumsel ke beberapa kabupaten dinilai lamban. Banyak infrastruktur yang rusak tak kunjung diperbaiki di beberapa kabupaten tersebut.
“Fasilitas lain juga minim. Maka ini selayaknya dibentuk. Agar pembangunan di daerah bisa berkembang. Bisa menunjang perekonomian rakyat. Tentunya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Hendra.
Inisiator lainnya, H Leo Budi Rahmadi SE, mengatakan, pergerakan yang dilakukan ini merupakan murni melihat ketimpangan yang aat ini terjadi guna untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat di beberapa kabupaten tersebut.
“Rencana pembentukan ini tidak ada unsur politis. Mencari jabatan atau lainnya. Namun murni pergerakan untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat,” kataLeo Budi Rahmadi.
Dia menambahkan, dari segi geografis dan jumlah penduduk, sudah sesuai jika membentuk provinsi baru. Dari lima kabupaten terdapat meliputi OKU Raya (OKU, OKU Timur dan OKU Selatan), Muaraenim, dan OKI dengan jumlah penduduk 2.867.498 jiwa. Terdapat 2.103.206 mata pilih dari 95 kecamatan serta 1.357 kelurahan dan desa.
“Potensi sumberdaya alam cukup. Serta akan ada potensi pemekaran kota dan kabupaten. Jadi, sudah selayaknya dibentuk provinsi baru,” terangnya. (yan)











