Herman Deru-Mawardi Yahya Melempar Pertanyaan Terkait Pembangunan yang Tidak Merata

Suasana debat publik kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang digelar di Hotel Windham Jakabaring, Kamis (21/6/2018) malam.

Palembang, Sumselupdate.com – Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) nomor urut 1 Herman Deru–Mawardi Yahya secara lugas menyoroti masalah pembangunan yang tidak merata dan berkeadilan di setiap wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Nah, dalam sesi tanya jawab debat publik kedua yang digelar di Hotel Windham Jakabaring, Kamis (21/6/2018) malam, paslon nomor urut 1 Herman Deru– Mawardi Yahya meminta tanggapan terhadap pasangan calon nomor urut kedua, Aswari Rivai dan Irwansyah Rebuin mengenai ketidakadilan pembangunan, serta penyelesaian yang harus dilakukan.

Read More

Menjawab pertanyaan tersebut,  paslon Aswari–Irwansyah secara lugas menyampaikan fungsi gubernur adalah koordinasi.

Untuk mengatasi  masalah yang ada di Sumsel, persoalan yang dihadapi sangat luas dan harus ada harmonisasi antara gubrenur dan bupati/walikota.

“Fokusnya ke depan untuk infrastruktur atau jalan harus bagus, agar tidak terjadi kesenjangan, karena infrastruktur ini penting. Kasihan ada saudara kita yang  tersiksa karena ada jalannya terus rusak dan tidakdiperhatikan,” katanya.

Paslon nomor urut 1 juga meminta tanggapan nomor urut 3 Ishak Mekki–Yudha Pratomo mengenai  proyek pembangunan mercusuar yang selalu digemborkan, apakan itu sesuai kebutuhan atau rakyat dan apakah itu sesuai dan akan ada masyarakat yang akan menggunakan itu.

Menurut Ishak, pembangunan mercusuar seperti  LRT atau sarana olahraga Jakabaring dan lain sebagainya, sudah sesuai peruntukannya dan itu menggunakan dana APBN.

Menurutnya, daerah sebagai tuan rumah tentunya menggunakan itu dengan baik, namun pembangunan berkeadilan harus dikedepankan, masalah jalan harus mantap.

“Pembangunan berkeadilan tentu tetap harus kita kedepankan,” urai Ishak Mekki.

Paslon 1 juga menanyakan ke nomor utut 4, Dodi Reza Alex-Giri Ramanda N Kiemas mengenai sarana olahraga yang yang mewah dan sering digemborkan sebagai kebanggaan warga Sumsel, namun tidak berefek kepada prestasi atlet lokal.

“Kita sering bangga jadi penyelenggara even olahraga nasional dan internasional dan bangga dengan itu, namun tidak boleh meninggalkan prestasi masyarakat lokal,” tegas Herman Deru.

Menjawab pertanyaan tersebut, paslon nomor empat Dodi Reza Alex secara tegas menyatakan bahwa kedepan prestasi olahraga khususnya yang lokal menjadi upaya yang akan terus dikembangkan. (adi)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.