Heboh Tambang Emas Ilegal di Pagaralam, KPH X Dempo Buka Suara

Penulis: - Selasa, 24 Oktober 2023
Ilustrasi tambang emas

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kabar tentang adanya aktivitas penambangan emas secara ilegal menjadi perbincangan masyarakat Pagaralam. Hal ini menyusul KPH X Dempo yang mendapati adanya tambang emas liar di kawasan Hutan Lindung Talang Alas Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam beberapa waktu lalu.

Kantor Pengelolaan Hutan (KPH) wilayah X Dempo dengan satuan polisi hutannya terus mendalami informasi tentang adanya kegiatan penambangan emas liar di kawasan hutan lindung bukit Rimba Candi Kota Pagaralam.

Kepala KPH X Dempo Heri Mulyono mengatakan, satuan polisi hutan sudah melaporkan adanya lubang bekas galian tambang emas di kawasan hutan lindung beserta beberapa peralatan yang diduga kuat sengaja ditinggalkan oleh para penambang liar karena diduga mengetahui akan ada petugas yang menggerebek lokasi tersebut.

Selain lubang bekas tambang dengan diameter lubang sekitar 1,5 meter dan panjang mencapai puluhan meter menembus dinding tebing di pinggir sebuah aliran sungai, petugas Polisi Hutan juga menemukan beberapa alat permesian seperti gerinda dan bor listrik serta papan kayu yang mengarah dari lubang tambang menuju aliran sungai diduga kuat sebagai sarana penyaring bebatuan sebelum diolah lebih lanjut.

Advertisements

“Bulan lalu kami mendapat laporan ada penambang liar di kawasan hutan Rimba Candi. Namun saat kami tiba di lokasi kami hanya menemukan bekas lubang tambang dan beberapa peralatan milik para penambang liar yang nampaknya sengaja di tinggal karena para pelakunya takut ketahuan dan di tangkap petugas,” kata Heri, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga: Giliran DPC PAN dan Garuda Disambangi Kapolres Pagaralam

Adanya aktivitas tambang emas liar di kawasan hutan lindung ini menurut Heri disebabkan adanya berita jika kawasan itu menyimpan kandungan emas dan dari beberapa sampel batuan yang pihak KPH Dempo dapat dari lokasi bekas tambang tersebut memang diketahui jenis baruan Pirid yang merupakan indikator adanya kandungan emas di wilayah itu.

“Dari batuan Pirid yang kami bawa dari lokasi bekas tambang itu memang menunjukkan adanya kandungan emas. Diduga itulah penyebab maraknya aksi penambangan liar,” ujarnya.

Baca Juga: Pembobol Villa Kota Pagaralam Diringkus Polisi

Untuk mengantisipasi aksi penambangan emas liar di kawasan hutan lindung yang merupakan tanggung jawab KPH X Dempo. Pihak KPH X Dempo sudah bekerjasama dengan Polri dan TNI untuk melalukan razia rutin di kawasan yang di curigai banyaknya aktivitas penambangan emas liar dimana aktivitas apapun tanpa izin yang masuk kawasan hutan lindung adalah pelanggaran yang dapat dipidanakan.

“Sesuai aturan di larang melakukan aktivitas apapun di kawasan hutan lindung tanpa izin maka dari itu kami menghimbau masyarakat aktif memberikan informasi jika melihat atau mendengar juga menemukan aktivitas yang di rasa mencurigakan di kawasan hutan lindung yang lokasinya tidak jauh dari perkampungan masyarakat,” tegasnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.