Harno-Fitri Sita Perhatian Saat Debat Publik

Sabtu, 23 Juni 2018

Palembang, Sumselupdate.com — Ajang debat publik empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang yang diselenggarakan KPU Kota Palembang, Jumat (22/6/2018), di Aston Hotel Palembang.

Dalam debat publik kali ini, pasangan calon nomor urut satu, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda menyita perhatian, karena dinilai mampu menguasai materi debat.

Read More

Seperti pertanyaan panelis, Prof Didik tentang upaya Harno-Fitri dalam peningkatan ekonomi masyarakat Palembang.

Dengan tenang, paslon Harno-Fitri menjawab dengan data yang sudah ada.

Alhamdulillah saat ini pertumbuhan ekonomi kota Palembang naik bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional, Pemerintah Kota Palembang telah melakukan program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat  di antaranya dengan bantuan tanpa modal dan agunan bagi UMKM Kota Palembang, ke depan akan terus kita tingkatkan,” kata Harnojoyo.

Disinggung soal penegakkan hukum pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, Harnojoyo menegaskan komitmenya untuk menegakkan supermasi hukum di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.

“Selain penegakan hukum yang sudah ada SOP-nya, kita berupaya untuk mensosialisasikan setiap SOP yang ada kepada semua ASN dengan pengawasan yang ketat,” tegas Harnojoyo.

Harno-Fitri juga berhasil menjawab tanggapan dari paslon nomor tiga Akbar Alfaro-Hernoe tentang keterlibatan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi sehingga Palembang maju seperti sekarang.

“Kami akui Palembang semakin maju di bawah kepemimpinan Pak Harnojoyo, namun semua tidak terlepas dari peran Pemerintah Provinsi dan pusat, bagaimana tanggapan saudara,” tanya Akbar Alfaro kepada Harnojoyo.

Menjawab pertanyaan itu, Harno mengatakan, jika Pemerintah Kota Palembang mampu bersinergi secara baik dengan pemerintah pusat dan provinsi, namun dirinya menegaskan Pemerintah Kota Palembang juga memilki andil besar dalam setiap pembangunan infrastruktur yang ada.

“Perlu diketahui bahwa Jembatan Musi IV, Musi VI, Jembatan Flyover simpang Bandara dan Keramsan serta pembangunan infrastruktur lainnya, semua telah dianggarkan oleh Pemerintah Kota Palembang untuk pembebasan lahan, sehingga berjalan dengan baik, akhirnya pemerintah pusat mau menggelontorkam dananya untuk pembangunan infrastruktur tersebut. Puluhan tahun menantikan pembangunan jembatan, baru sekarang kita dapatkan,” kata Harnojoyo.(syd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts