Hanvirus, Sebagian Besar Awak Kapal MV Hondius Jalani Karantina di Rotterdam

Writer: - Sabtu, 16 Mei 2026
Sebuah perahu karet mendekati kapal pesiar MV Hondius yang terdampak hantavirus untuk memindahkan orang-orang di Pelabuhan Granadilla di Pulau Tenerife, Spanyol, pada 10 Mei 2026. (Xinhua/Cheng Min)

Den Haag, Sumselupdate.com – Pemerintah Belanda pada Jumat (15/5) mengumumkan bahwa kapal pesiar MV Hondius yang terdampak hantavirus diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Rotterdam pada Senin depan (18/5), dengan sebagian besar awak kapal akan menjalani karantina selama enam pekan di Rotterdam, Belanda.

“Rotterdam di Belanda telah ditunjuk sebagai pelabuhan untuk penanganan penyakit menular dalam pelayaran,” menurut surat yang dikirim ke parlemen negara itu pada Jumat dan ditandatangani oleh Menteri Kesehatan, Kesejahteraan, dan Olahraga Belanda Sophie Hermans serta Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen.

Read More

Menurut Oceanwide Expeditions, operator kapal asal Belanda, saat ini ada 27 orang di atas kapal, termasuk 25 awak kapal dan dua tenaga kesehatan. Kelompok tersebut terdiri dari 17 warga negara Filipina, empat warga negara Belanda, empat warga negara Ukraina, satu warga negara Rusia, dan satu warga negara Polandia.

Para menteri mengatakan sebagian awak kapal akan menjalani karantina mandiri di rumah setelah tiba, sementara mereka yang tidak dapat langsung kembali ke negara asal akan ditempatkan di fasilitas karantina yang telah ditunjuk.

Terkait 17 awak kapal berkebangsaan Filipina, Institut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Nasional Belanda (RIVM) merekomendasikan agar mereka tetap berada di Belanda selama periode karantina enam pekan.

Baca juga : Dinkes Palembang Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diminta Waspadai Penularan dari Tikus

“Alasan di balik rekomendasi ini adalah terbatasnya kemungkinan untuk menerapkan dan mewajibkan karantina di negara asal, serta terbatasnya akses ke perawatan medis yang optimal jika penyakit muncul, dengan risiko yang setara bagi kesehatan masyarakat lokal dan global serta bagi kesehatan para awak yang bersangkutan,” urai surat tersebut.

Surat itu menambahkan pula bahwa rekomendasi RIVM diberikan setelah konsultasi yang cermat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sejalan dengan pedoman WHO.

Baca juga : 17 Warga Amerika Dievakuasi dari Kapal Pesiar, Seorang Warga Positif Terinfeksi Hantavirus

Kapal tersebut akan menjalani proses pembersihan menyeluruh yang dilakukan sebuah perusahaan spesialis dari pihak eksternal sesuai dengan pedoman RIVM, yang juga akan menyertakan rekomendasi WHO dan diimplementasikan dalam kerja sama erat dengan layanan kesehatan Kota Rotterdam.

“Langkah-langkah perlindungan pribadi sedang diambil guna memastikan para petugas kebersihan tidak perlu menjalani karantina setelah membersihkan kapal,” menurut surat tersebut. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts